Saturday, 7 November 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Minyak Sentuh Tertinggi Sejak 2022, Hormuz Masih Membekukan Pasokan

Minyak Sentuh Tertinggi Sejak 2022, Hormuz Masih Membekukan Pasokan

Analisis Minyak Sentuh Tertinggi Sejak 2022, Hormuz Masih Membekukan Pasokan - Data Pasar 2026-04-30

Harga Minyak melonjak pada hari Rabu (29/4) ke level tertinggi sejak Juni 2022 karena belum ada tanda perang AS–Iran mereda dan arus energi melalui Selat Hormuz tetap tersendat, memperbesar kekhawatiran bantalan pasokan global makin menipis.
Brent sempat naik lebih dari 7% hingga menembus US$119,50/barel sebelum memangkas kenaikan dan ditutup sekitar US$118/barel, level tertinggi sejak perang Iran pecah dua bulan lalu. Perdagangan ikut bergejolak karena pelaku Pasar melakukan rollover posisi menjelang kontrak Juni berakhir Kamis. WTI mengakhiri sesi tepat di bawah US$107/barel.
Kenaikan terbaru membuat Brent menghapus seluruh penurunan sejak AS dan Iran sempat menyepakati gencatan senjata sementara awal bulan ini. Pasar kini lebih condong mem-price-in konflik berkepanjangan, di tengah guncangan pasokan yang disebut sebagai rekor dan krisis energi global yang makin membatasi suplai.
Sejumlah sinyal menunjukkan jalur negosiasi belum menemukan titik temu. Presiden Donald Trump disebut membahas langkah untuk memperpanjang blokade laut AS terhadap Iran dalam pertemuan dengan eksekutif industri Minyak dan perdagangan. Axios melaporkan Trump juga menolak proposal Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz, ketika arus di jalur tersebut praktis terhenti.
Dengan Hormuz tetap tertutup, perhatian Pasar bergeser ke suplai AS sebagai penyangga utama gangguan Timur Tengah. Data Pemerintah yang dirilis Rabu menunjukkan persediaan Minyak domestik menurun seiring ekspor AS meningkat ke rekor tertinggi. Sementara itu, blokade menjadi titik sengketa utama karena Iran menyatakan tidak akan melanjutkan negosiasi atau membuka Hormuz selama pembatasan AS masih berlaku, menjaga arus Minyak mentah, gas alam, dan produk Minyak dari Teluk Persia tetap terputus sejak akhir Februari. Dampaknya sudah terasa pada lonjakan harga bensin, diesel, dan avtur yang kembali mengangkat kekhawatiran Laporan Inflasi.
Pelaku Pasar juga mencerna kabar Uni Emirat Arab akan keluar dari OPEC, namun dinamika kartel dinilai masih menjadi faktor sekunder selama Hormuz tetap terkunci dan sekitar seperlima pasokan Minyak dan LNG global tak bisa mencapai Pasar. Pada penutupan, WTI Juni naik 7% menjadi US$106,88/barel, Brent Juni naik 6,1% menjadi US$118,03/barel, sementara kontrak Brent Juli ditutup di US$110,44/barel.(Arl)*
Sumber: Newsmaker.id

Analisis Komprehensif Pasar Minyak

Pasar Minyak dunia mengalami dinamika yang kompleks dipengaruhi faktor supply-demand, geopolitik, dan kebijakan energi global.

Faktor Penentu Harga Minyak

  • Kebijakan OPEC+: Kuota produksi dari kartel Minyak mempengaruhi supply global.
  • Data Inventori AS: Laporan mingguan EIA menjadi indikator penting demand.
  • Tensi Timur Tengah: Stabilitas kawasan produsen Minyak utama.
  • Permintaan Global: Pemulihan ekonomi pasca-pandemic mempengaruhi konsumsi.

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan Instrumen Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Sumber

Artikel ini mengutip laporan bestprofit-futures.co.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.