Analisis Minyak Bertahan Naik, Hormuz Bikin Pasar Waspada - Data Pasar 2026-02-10

Minyak Bertahan Naik, Hormuz Bikin Pasar Waspada

Harga Minyak masih bertahan menguat setelah reli dua hari, karena Pasar kembali menempelkan premi risiko di Timur Tengah—terutama yang terkait Iran. Di perdagangan Asia, WTI bertahan di atas $64 per barel sementara Brent berada di sekitar $69, setelah Penguatan beruntun di dua sesi sebelumnya.
Pemicu utamanya datang dari Selat Hormuz. Pemerintah AS mengeluarkan panduan agar kapal berbendera AS menjaga jarak sejauh mungkin dari perairan Iran saat melintas, meski di saat yang sama ada sinyal kemajuan dalam pembicaraan nuklir Washington–Teheran.
Selat Hormuz adalah “urat nadi” pengiriman energi dari Timur Tengah—jalur yang menghubungkan para produsen ke Pasar global, terutama Asia. Iran memang beberapa kali mengancam menutup jalur itu saat tensi memanas, dan walau belum pernah benar-benar terjadi, Pasar biasanya langsung bereaksi begitu ancaman itu terdengar lagi.
Sepekan ini, trader juga akan memantau sederet laporan yang memberi petunjuk soal keseimbangan pasokan–permintaan global, dimulai dari pembaruan proyeksi lembaga resmi AS dan rangkaian laporan energi lainnya. Di sisi lain, kehadiran militer AS yang besar di kawasan membuat Pasar tetap memasukkan skenario gangguan arus Minyak—meski jalur diplomasi masih dibuka.
Tambahan “bumbu” datang dari langkah AS di luar Timur Tengah: pasukan AS dilaporkan menaiki (boarding) tanker terkait Venezuela di Samudra Hindia sebagai bagian dari pengetatan terhadap pengiriman Minyak yang kena sanksi. Buat Pasar, ini mempertegas bahwa risiko pasokan bukan cuma soal satu titik, tapi jaringan operasi yang makin luas.(asd)
Sumber: Newsmaker.id

Analisis Komprehensif Pasar Minyak

Pasar Minyak dunia mengalami dinamika yang kompleks dipengaruhi faktor supply-demand, geopolitik, dan kebijakan energi global.

Faktor Penentu Harga Minyak

  • Kebijakan OPEC+: Kuota produksi dari kartel Minyak mempengaruhi supply global.
  • Data Inventori AS: Laporan mingguan EIA menjadi indikator penting demand.
  • Tensi Timur Tengah: Stabilitas kawasan produsen Minyak utama.
  • Permintaan Global: Pemulihan ekonomi pasca-pandemic mempengaruhi konsumsi.

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam Platform Trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

analisis fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

By IT EF