Thursday, 22 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Selat Hormuz Disorot, Minyak Susah Turun

Selat Hormuz Disorot, Minyak Susah Turun

Analisis Selat Hormuz Disorot, Minyak Susah Turun - Data Pasar 2026-02-10

Minyak dunia masih bertahan menguat dua hari beruntun karena Pasar kembali “pasang premi risiko” gara-gara tensi Timur Tengah yang berpusat ke Iran. Brent bertahan di kisaran $68–$69 per barel, sementara WTI di sekitar $64.
Pemicu utamanya: AS mengeluarkan imbauan agar kapal berbendera Amerika menjauh sebisa mungkin dari perairan Iran saat melintas Selat Hormuz. Ini sinyal bahwa risiko gangguan pelayaran lagi dianggap serius, meski diplomasi AS–Iran tetap berjalan.
Selat Hormuz itu jalur “urat nadi” pengiriman energi dari Timur Tengah ke Pasar global (terutama Asia). Iran beberapa kali mengancam menutup jalur ini saat tensi naik—walau sejauh ini belum benar-benar dilakukan. Karena itu, setiap ancaman kecil pun bisa langsung mendorong harga.
Di sisi lain, ada kabar yang bikin Pasar campur aduk: pembicaraan nuklir AS–Iran yang dimediasi Oman disebut punya “nada positif” dan peluang lanjut. Tapi Pasar tetap waspada karena skenario terburuknya adalah konflik membesar dan mengganggu arus Minyak.
Dampaknya mulai kelihatan di laut: sebagian operator supertanker dikabarkan mempercepat perjalanan melewati Hormuz untuk mengurangi waktu paparan risiko. Kalau pola ini meluas, biaya logistik dan asuransi bisa ikut naik—dan itu biasanya nyangkut ke harga Minyak.
Di tengah cerita “oversupply” yang sering diomongin, struktur Pasar Brent masih menunjukkan backwardation (harga dekat lebih mahal dari kontrak berikutnya), tanda suplai jangka dekat terasa ketat. Minggu ini trader juga nunggu sederet data energi AS untuk mengukur stok dan kondisi Pasar yang sebenarnya.(asd)
Sumber: Newsmaker.id

Analisis Komprehensif Pasar Minyak

Pasar Minyak dunia mengalami dinamika yang kompleks dipengaruhi faktor supply-demand, geopolitik, dan kebijakan energi global.

Faktor Penentu Harga Minyak

  • Kebijakan OPEC+: Kuota produksi dari kartel Minyak mempengaruhi supply global.
  • Data Inventori AS: Laporan mingguan EIA menjadi indikator penting demand.
  • Tensi Timur Tengah: Stabilitas kawasan produsen Minyak utama.
  • Permintaan Global: Pemulihan ekonomi pasca-pandemic mempengaruhi konsumsi.

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

analisis fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Sumber

Artikel ini mengutip laporan bestprofit-futures.co.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.