Saturday, 7 November 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Euro Melemah di Sesi Asia

Euro Melemah di Sesi Asia

Analisis Euro Melemah di Sesi Asia - Data Pasar 2026-02-02

EUR/USD tetap lemah dan berfluktuasi di sekitar 1,1850 dalam perdagangan Asia pada hari Senin, mempertahankan tekanan jual dari sesi Jumat. Penyebab utamanya adalah Penguatan kembali Dolar AS, yang menyebabkan euro kehilangan momentum untuk pulih.
Penguatan Dolar dipicu oleh nominasi Kevin Warsh sebagai kandidat Ketua Federal Reserve untuk menggantikan Jerome Powell. Warsh dikenal karena preferensinya yang kuat terhadap Dolar, sehingga Pasar mulai memperhitungkan arah kebijakan yang lebih pro-Dolar—dan ini langsung membebani EUR/USD.
Pada saat penulisan, indeks Dolar AS (DXY) bertahan di dekat level tertinggi mingguan di 97,33, menunjukkan permintaan yang kuat terhadap Dolar AS. Situasi ini mempersulit EUR/USD untuk bergerak lebih tinggi, terutama ketika Pasar sensitif terhadap perubahan ekspektasi suku bunga.
Minggu ini, Dolar diperkirakan akan berfluktuasi karena serangkaian data ekonomi AS, termasuk rilis PMI Manufaktur ISM dan, yang paling penting, Nonfarm Payrolls (NFP) pada hari Jumat. Data ketenagakerjaan yang kuat dapat memperpanjang Penguatan Dolar, sementara data yang lebih lemah dapat memberi ruang bagi euro untuk pulih.
Dari sisi Eropa, fokus utama adalah pada data HICP (inflasi harmonisasi) zona Euro pendahuluan untuk Januari, yang dirilis pada hari Rabu. Konsensus memperkirakan inflasi utama akan turun menjadi 1,7% tahun-ke-tahun dari 1,9% sebelumnya. Jika inflasi mendingin, ekspektasi Pasar untuk penurunan suku bunga ECB dapat menguat—dan itu berpotensi memberikan tekanan lebih lanjut pada euro dalam jangka pendek. (asd)
Sumber: Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

analisis fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Panduan & Informasi Resmi

Sumber

Artikel ini mengutip laporan newsmaker.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.