Thursday, 22 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Geopolitik Memanas, Tapi Oversupply Bisa Ngerem Minyak

Geopolitik Memanas, Tapi Oversupply Bisa Ngerem Minyak

Analisis Geopolitik Memanas, Tapi Oversupply Bisa Ngerem Minyak - Data Pasar 2026-01-12

Harga Minyak hari ini masih bertahan di zona hijau tipis, dengan Brent sekitar $63,00/barel dan WTI sekitar $58,75/barel di sesi Eropa hari Senin (12/1). Kenaikan kecil ini masih ditopang premi risiko geopolitik, terutama dari Iran.
Namun di balik volatilitas headline geopolitik, analis Goldman Sachs menilai arah besar 2026 masih berat: pasokan berlebih diperkirakan menahan reli Minyak agar tidak berkelanjutan dan menjaga harga berjangka cenderung rendah tahun ini.
Goldman memperkirakan surplus pasokan global bisa mendorong Minyak turun hingga titik terendah pada kuartal IV 2026, dengan proyeksi Brent ke $54/barel dan WTI ke $50/barel. Fokus mereka: penumpukan stok (inventori) yang makin terasa dampaknya ke harga.
Bank itu juga menyoroti faktor kebijakan: preferensi pembuat kebijakan AS untuk pasokan energi yang kuat dinilai bisa membatasi potensi kenaikan harga yang “awet”, apalagi menjelang dinamika politik seperti pemilu paruh waktu. Artinya, setiap lonjakan karena geopolitik berisiko cepat “diredam” oleh narasi pasokan.
Untuk 2027, Goldman melihat peluang pemulihan moderat seiring pertumbuhan pasokan non-OPEC melambat dan permintaan masih solid. Proyeksinya, rata-rata harga Brent $58 dan WTI $54 pada 2027.
Kesimpulannya: dalam jangka pendek, geopolitik bisa bikin Minyak “melonjak”, tapi untuk tren tahun ini Pasar masih dibayangi tema besar oversupply. Jadi, tanpa gangguan pasokan yang benar-benar nyata, ruang reli kemungkinan terbatas dan Pasar cenderung kembali ke range. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id

Analisis Komprehensif Pasar Minyak

Pasar Minyak dunia mengalami dinamika yang kompleks dipengaruhi faktor supply-demand, geopolitik, dan kebijakan energi global.

Faktor Penentu Harga Minyak

  • Kebijakan OPEC+: Kuota produksi dari kartel Minyak mempengaruhi supply global.
  • Data Inventori AS: Laporan mingguan EIA menjadi indikator penting demand.
  • Tensi Timur Tengah: Stabilitas kawasan produsen Minyak utama.
  • Permintaan Global: Pemulihan ekonomi pasca-pandemic mempengaruhi konsumsi.

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Sumber

Artikel ini mengutip laporan bestprofit-futures.co.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.