Emas Bertahan di US$4.130, Dolar Jadi Penopang

🏠 Beranda › Berita › emas Bertahan di US$4.130, Dolar Jadi Pe…
Gold
Harga emas bergerak sedikit turun dari level tertinggi dua pekan, tetapi masih mempertahankan penguatan untuk hari kedua. XAU/USD berada di sekitar US$4.130, setelah melonjak lebih dari 3,5% pada sesi sejak lama pada (5/11). Pelemahan dolar AS pasca kemenangan besar Demokrat merupakan salah satu katalis utama kenaikan emas.
Kemenangan Demokrat di House dan Senate mengurangi ketidakpastian politik sekaligus menurunkan ekspektasi bahwa Presiden Donald Trump akan kembali meningkatkan serangan kepada Iran. Harapan terhadap penyelesaian konflik membuat harga minyak turun ke level terendah dua bulan, sehingga kekhawatiran inflasi ikut mereda.
Selain itu, potensi fiscal gridlock di Washington diestimasi membatasi ruang belanja pemerintah. Ekspektasi tersebut mendorong yield Treasury lebih rendah dan memberikan tekanan tambahan kepada dolar. Kondisi dolar dan yield yang mengalami penurunan merupakan lingkungan yang mendukung komoditas non-yielding seperti emas.
Namun, kenaikan emas masih menghadapi tantangan dari kebijakan The Fed
Namun, kenaikan emas masih menghadapi tantangan dari kebijakan The Fed. Bursa masih memperkirakan lebih dari 80% peluang kenaikan suku bunga pada Desember. Data ADP yang menjelaskan penambahan 86 ribu pekerjaan pada Oktober turut memperkuat pandangan bahwa pasar tenaga kerja AS masih cukup tangguh, sementara ISM Services PMI tetap berada di atas level 50.
Analisa Newsmaker: rebound emas di tengah ditopang oleh pelemahan dolar, turunnya yield Treasury, dan meredanya kekhawatiran konflik AS-Iran. Namun, arah berikutnya akan sangat bergantung pada NFP Jumat dan perkembangan kebijakan The Fed. Jika data tenaga kerja kembali kuat, ruang kenaikan emas bisa tertahan; sebaliknya, data yang turun dapat memperpanjang tekanan kepada dolar dan membuka ruang bagi emas untuk melanjutkan rebound. (srh)
📈 Mulai Trading Sekarang
Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.
📰 Sumber asli: newsmaker
Panduan & Informasi Resmi
Sumber
Artikel ini mengutip laporan newsmaker . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.
Peringatan Risiko
Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.
