Friday, 30 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Minyak Mendekati Level Tertinggi Enam Bulan, Risiko Konflik Iran Kembali Meningkat

Minyak Mendekati Level Tertinggi Enam Bulan, Risiko Konflik Iran Kembali Meningkat
Minyak Mendekati Level Tertinggi Enam Bulan, Risiko Konflik Iran Kembali Meningkat

🏠 Beranda › Berita › Minyak Mendekati Level Tertinggi Enam Bu…

Oil

📅 2026-10-30   🕐 12:44   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga minyak kembali melonjak pada Jumat (30/10) dan mendekati level tertinggi dalam enam bulan. Brent berada di US$112,06 per barel, sementara WTI mencapai US$104,42 per barel, setelah prospek aksi militer baru AS kepada Iran meningkatkan kekhawatiran terhadap gangguan pasokan. Brent sejak awal sempat menyentuh level tertinggi sejak akhir April.

Psikologi pasar bursa berubah setelah Komandan CENTCOM Laksamana Brad Cooper memberikan briefing kepada Presiden Donald Trump mengenai opsi militer kepada Iran di Gedung Putih. Pertemuan tersebut berlangsung bersama Menteri Pertahanan Pete Hegseth dan pejabat senior lainnya, sementara Trump sejak lama menyebut kemungkinan serangan lanjutan setelah pemilu paruh waktu AS pada 3 November.

Di sisi lain, upaya diplomasi masih berlangsung. Wakil Presiden AS JD Vance telah menghubungi pejabat keamanan Iran Mohsen Rezaei untuk menghidupkan kembali perundingan, sementara mediator juga tengah menyusun kerangka penyelesaian konflik. Namun, laporan mengenai penolakan Tehran kepada proposal penyelesaian membuat peluang tercapainya kesepakatan dalam waktu dekat masih belum pasti.

Risiko geopolitik semakin diperkuat oleh ketegangan di sekitar Selat Hormuz dan serangan kelompok Houthi yang didukung Iran. Arab Saudi kembali mencegat rudal balistik yang diluncurkan menuju wilayah timur kerajaan, menyusul klaim Houthi mengenai serangan kepada kilang Ras Tanura. Ancaman terhadap infrastruktur dan jalur perdagangan energi tersebut menjaga premi risiko dalam harga minyak.

Dari sisi pasokan, data Amerika Serikat juga memberikan dukungan. Persediaan minyak mentah komersial AS turun 1,9 juta barel dalam sepekan hingga 23 Oktober, berlawanan dengan ekspektasi kenaikan tipis. Ulasan Newsmaker: kombinasi risiko konflik, ketidakpastian diplomasi, dan penurunan persediaan AS membuat tekanan bullish minyak masih kuat. Selama ancaman kepada pasokan belum mereda, harga minyak berpotensi tetap sensitif terhadap setiap perkembangan AS-Iran. (srh)

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures
📖 Baca juga: Glossarium Trading

📰 Sumber asli: newsmaker

Sumber

Artikel ini mengutip laporan newsmaker . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.