Tuesday, 27 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Minyak Turun Tajam, Diplomasi AS-Iran Redakan Risiko Pasokan

Minyak Turun Tajam, Diplomasi AS-Iran Redakan Risiko Pasokan
Minyak Turun Tajam, Diplomasi AS-Iran Redakan Risiko Pasokan

🏠 Beranda › Berita › Minyak Turun Tajam, Diplomasi AS-Iran Re…

Oil

📅 2026-10-26   🕐 22:02   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga minyak merosot pada Senin (26/10) di tengah upaya diplomatik untuk meredakan konflik AS-Israel dengan Iran. Brent turun 1,8% ke US$114,65 per barel, sementara WTI turun 2,1% ke US$101,06 per barel. Koreksi terjadi setelah kedua benchmark melonjak pada Jumat akibat serangan Houthi yang meningkatkan kekhawatiran kepada keamanan infrastruktur energi Arab Saudi.

Harga Brent sejak lama ditutup di US$116,72 per barel, level penutupan tertinggi sejak akhir April, sekaligus mencatat kenaikan sekitar 6% sepanjang pekan. Sementara itu, WTI mengakhiri pekan dengan penguatan 2,3%. Lonjakan tersebut mencerminkan besarnya premi risiko geopolitik yang masih melekat di peringkat minyak.

Serangan Houthi kepada Arab Saudi masih merupakan faktor penahan penurunan minyak. Kelompok tersebut mengklaim menyerang bandara dan fasilitas minyak Saudi pada akhir pekan, sementara Riyadh menyatakan telah mencegat sejumlah rudal dan drone. Ancaman terhadap infrastruktur energi membuat investor tetap waspada terhadap potensi gangguan pasokan.

Di sisi lain, upaya diplomasi mulai memberikan sedikit tekanan kepada harga minyak. Mediator Qatar telah menuju Tehran untuk mendorong deeskalasi ketegangan dengan Washington, sementara pejabat senior Arab Saudi, Turki, dan Pakistan juga dijadwalkan bertemu dengan pihak Iran. Perkembangan tersebut meningkatkan harapan bahwa konflik dapat diredakan dan risiko gangguan pasokan berkurang.

Ulasan Newsmaker: Koreksi harga minyak di tengah belum menyiratkan hilangnya risiko bullish secara fundamental. Selama serangan kepada infrastruktur energi Saudi berlanjut dan ketidakpastian keputusan AS terhadap Iran masih tinggi, premi risiko geopolitik berpotensi tetap menopang harga. Sebaliknya, terobosan diplomatik yang konkret dapat membuka ruang koreksi lebih dalam. Market kini menghadapi dua katalis utama: perkembangan negosiasi AS-Iran dan potensi eskalasi baru di Timur Tengah.

Sumber : Newsmaker.id

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures
📖 Baca juga: Glossarium Trading

📰 Sumber asli: newsmaker

Sumber

Artikel ini mengutip laporan newsmaker . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.