Monday, 26 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Emas Rebound di Atas US$4.000, Pasar Tunggu Sinyal The Fed

🏠 Beranda › Berita › emas Rebound di Atas US$4.000, Pasar Tun…

Gold

📅 2026-10-26   🕐 12:31   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga emas XAU/USD berada di sekitar US$4.011 per troy ounce pada awal pekan (26/10), kembali bergerak di atas level psikologis US$4.000 setelah di awal menyentuh level terendah tiga bulan. Penguatan ini didukung pelemahan dolar AS dan penurunan harga minyak setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan tidak akan melakukan serangan langsung kepada Iran dalam waktu dekat. Namun, ruang kenaikan emas masih terbatas karena kebijakan The Fed.

Data ekonomi AS memaparkan aktivitas manufaktur tetap kuat. PMI manufaktur Oktober naik ke 56,0, level tertinggi dalam 53 bulan dan melampaui ekspektasi 55,6. Sementara itu, PMI jasa berada di 57,9 dan PMI Komposit turun merupakan 57,6. Indeks harga output naik ke level tertinggi sejak Agustus 2022, mengindikasikan tekanan inflasi masih berpotensi bertahan dan dapat memperkuat ekspektasi pengetatan The Fed.

Dari sisi energi, harga minyak kembali naik ke level tertinggi sejak 16 September akibat kekhawatiran pasokan setelah serangan di Arab Saudi dan meningkatnya ketegangan dengan Iran. Kelompok Houthi yang didukung Iran juga menyatakan akan terus menyerang Bandara Raja Khalid di Riyadh. Kondisi tersebut menjaga premi risiko geopolitik dan berpotensi membatasi penurunan dolar sebagai instrumen safe haven.

Fokus utama pasar kini muncul pada keputusan FOMC pada hari Rabu

Fokus utama pasar kini muncul pada keputusan FOMC pada hari Rabu. Tanpa dampak ekonomi terbaru, investor akan mencermati pernyataan kebijakan dan komentar Ketua The Fed Kevin Warsh untuk mencari petunjuk mengenai arah suku bunga berikutnya. Pasar juga akan menghadapi sejumlah keputusan bank sentral lain dari RBNZ, ECB, dan BoJ yang berpotensi meningkatkan volatilitas emas.

Selain itu, PDB AS kuartal III dan Indeks Harga PCE pada Kamis akan merupakan data penting bagi arah emas. PCE khususnya menjadi perhatian karena berkaitan erat dengan target inflasi The Fed. Dengan kombinasi tekanan inflasi, harga energi, kebijakan moneter, dan risiko geopolitik, rebound emas di tengah belum cukup untuk mengonfirmasi bahwa tren penurunan telah berakhir. (srh)

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

📰 Sumber asli: newsmaker

Sumber

Artikel ini mengutip laporan newsmaker . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.