Harga Minyak Meroket, Pertalite Dipastikan Tidak Naik

🏠 Beranda › Berita › Harga minyak Meroket, Pertalite Dipastik…
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi. Hal tersebut ia tegaskan di tengah kenaikan harga rata-rata Indonesian Crude Price (ICP).
Bahlil mengaku masih mencermati ayunan harga ICP di bursa mancanegara. Kenaikan harga harga minyak berpotensi menambah kebutuhan anggaran untuk subsidi energi.
"Sekarang kita lagi memperhitungkan adalah harga ICP internasional yang naik terus. Karena begitu harga ICP global naik terus, itu kemungkinan besar akan menambah top up subsidi. Tetapi, pemerintah berkomitmen untuk tidak ada kenaikan BBM subsidi, tidak ada kenaikan," ujar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Pemerintah menargetkan ICP tetap berada di bawah US$ 100 per barel
Pemerintah menargetkan ICP tetap berada di bawah US$ 100 per barel. Dengan begitu, BBM subsidi dipastikan masih tetap mencukupi kebutuhan masyarakat.
Di sisi lain, Bahlil menyebut kondisi energi nasional di tengah relatif terkendali. Stok energi secara umum masih berada pada level standar nasional, kecuali pasokan untuk jenis BBM pertalite.
"Energi rata-rata masih standar nasional, terkecuali pertalite. Jadi relatif oke kondisi sekarang," terang Bahlil yang juga Menteri Koordinator Hilirisasi dan Energi..
Sementara dari sektor batu bara, Bahlil mengaku terjadi penurunan produksi
Sementara dari sektor batu bara, Bahlil mengaku terjadi penurunan produksi. Namun ia tetap optimis penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor tersebut tetap melampaui target tahun ini.
Pemerintah sendiri menargetkan devisa ekspor batubara sebesar US$ 27 miliar tahun ini. Namun, realisasinya ditaksir bisa menembus lebih dari US$ 30 miliar.
"Ekspor kita, target devisa dari sektor batubara di tahun ini, itu akan mencapai lebih target. Kita targetkan US$ 27 miliar, ini akan bisa mencapai di atas US$ 30 miliar. Pendapatan negara PNBP kita dari Rp 133 triliun, itu bisa mencapai di atas Rp 160 triliun lebih," pungkasnya.
📰 Sumber asli: Detik Finance
📈 Mulai Trading Sekarang
Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.
Panduan & Informasi Resmi
Sumber
Artikel ini mengutip laporan Detik Finance . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.
Peringatan Risiko
Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.
