Wednesday, 21 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Bos BI Sebut Investor Asing Cabut di Bursa Ikut Bikin Rupiah Melemah

Bos BI Sebut Investor Asing Cabut di Bursa Ikut Bikin Rupiah Melemah
Bos BI Sebut Investor Asing Cabut di Bursa Ikut Bikin Rupiah Melemah

🏠 Beranda › Berita › Bos BI Sebut Investor Asing Cabut di Bur…

📅 2026-10-21   🕐 14:44   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: Detik Finance💬 WA📘 FB🐦 X

Nilai tukar rupiah kepada dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah dalam beberapa waktu terakhir. Berdasarkan catatan Bank Indonesia (BI), mata uang Garuda berada di level Rp 17.985 pada 20 Oktober 2026, melemah 0,61% dibandingkan posisi akhir September lalu.

Gubernur BI, Destry Damayanti, menyebut pelemahan rupiah terjadi imbas kondisi pasar mancanegara, termasuk sentimen investor asing di bursa modal. Sentimen global tersebut adalah eskalasi geopolitik di Timur Tengah, ketatnya arah kebijakan moneter AS, dan sentimen investor asing di pasar saham.

"Nilai tukar rupiah pada 20 Oktober 2026 mencapai berada di level Rp 17.985 per dolar AS atau melemah 0,61% point-to-point, 0,61% point-to-point dibandingkan dengan akhir September 2026. Perkembangan ini dipengaruhi oleh eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah, kebijakan moneter di Amerika Serikat yang mengetat, serta psikologi pasar investor asing di peringkat saham," jelasnya dalam konferensi pers hasil RDG di kantor BI, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Meski demikian, Destry menegaskan pihaknya berkomitmen menjaga stabilitas rupiah dengan mengoptimalkan seluruh instrumen moneter. Dalam hal ini, BI akan meningkatkan insentif untuk meningkatkan aliran masuk modal asing dan memperdalam market keuangan.

"Memperkuat kebijakan insentif untuk meningkatkan aliran masuk investasi portofolio asing serta mempercepat pendalaman peringkat uang dan pasar valas," jelasnya.

Destry menuturkan, insentif tidak hanya untuk instrumen swap dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) beli lindung nilai konvensional kepada BI. Lebih dari itu, insentif juga diberikan kepada transaksi Local Currency Transaction (LCT) ke negara mitra.

"Sehingga imbal hasil komoditi rupiah merupakan tetap menarik," pungkasnya.

Simak juga Video: #TanyadetikFinance Kenapa Pelemahan Rupiah dan IHSG Tak Kunjung Berhenti?

[Gambas:Video 20detik]

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📰 Sumber asli: Detik Finance

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures
📖 Baca juga: Glossarium Trading

Sumber

Artikel ini mengutip laporan Detik Finance . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.