Harga Minyak Stabil, Pasokan Timur Tengah Mulai Pulih

🏠 Beranda › Berita › Harga minyak Stabil, Pasokan Timur Tenga…

Oil

Harga Minyak Stabil, Pasokan Timur Tengah Mulai Pulih

📅 2026-09-30   🕐 07:03   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga minyak bergerak stabil

setelah sejak lama mengalami tekanan, bersamaan tanda-tanda pemulihan pasokan

dari Timur Tengah. Brent berada di sekitar US$95,68 per barel, sementara WTI di

US$91,82 per barel

US$91,82 per barel. Pemulihan aliran minyak Arab Saudi melalui jalur alternatif

di luar Selat Hormuz membantu meredakan kekhawatiran kepada gangguan pasokan.

Rata-rata ekspor minyak mentah

dari Timur Tengah selama 10 hari terakhir telah mencapai sekitar 17,5 juta

dari Timur Tengah selama 10 hari terakhir telah mencapai sekitar 17,5 juta

barel per hari, atau 98% dari level sebelum perang. Arab Saudi juga kembali

mengoperasikan East-West pipeline dengan aliran sekitar 3,5 juta barel per

hari, sehingga sebagian pengiriman minyak dapat dilakukan tanpa bergantung

hari, sehingga sebagian pengiriman minyak dapat dilakukan tanpa bergantung

sepenuhnya pada Selat Hormuz.

Meski pasokan mulai membaik,

harga minyak masih berada dalam tren penguatan bulanan akibat konflik AS-Iran

harga minyak masih berada dalam tren penguatan bulanan akibat konflik AS-Iran

yang belum sepenuhnya mereda. Risiko kepada jalur pelayaran, keterbatasan

produk olahan, serta potensi pembatasan ekspor diesel masih merupakan faktor yang

menjaga volatilitas peringkat energi.

Di Amerika Serikat, pemerintah

kembali menyiapkan pelepasan hingga 40 juta barel dari Strategic Petroleum

Reserve (SPR) untuk menambah pasokan

Reserve (SPR) untuk menambah pasokan. Sementara itu, data American Petroleum

Institute memaparkan persediaan minyak mentah AS meningkat sekitar 1 juta

barel pada pekan lalu, dengan stok di Cushing juga mengalami kenaikan.

Analisa Newsmaker: Peringkat minyak

kini menghadapi dua psikologi pasar yang berlawanan. Pemulihan ekspor dan tambahan

pasokan dari AS berpotensi meredakan tekanan harga, tetapi risiko geopolitik

dan ketatnya bursa produk olahan masih merupakan penopang

dan ketatnya bursa produk olahan masih merupakan penopang. Investor juga akan

mencermati keputusan OPEC+ terkait kuota produksi November serta perkembangan

pasokan melalui Selat Hormuz.(gn)

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📰 Sumber asli: Newsmaker.id

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures
📖 Baca juga: Glossarium Trading

By IT EF