🏠 Beranda › Berita › emas Bergerak Terbatas di Kisaran $4300,…
Emas Bergerak Terbatas di Kisaran $4300, Pasar Tunggu Arah The Fed
- imbal hasil obligasi Treasury
- terbaru menyiratkan emas spot di awal berada di sekitar US$4.325 per troy
- instrumen berimbal hasil merupakan lebih menarik dibandingkan emas yang tidak
- inflasi dan memengaruhi keputusan bank sentral ke depan
- melihat peluang perubahan arah kebijakan The Fed, emas berpeluang kembali
- tertuju pada data ekonomi Amerika Serikat berikutnya serta pernyataan pejabat
Harga emas dunia (XAU/USD)
bergerak terbatas pada perdagangan hari ini di sekitar $4300 per troy ounce,
setelah sejak lama mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS dan kenaikan
imbal hasil obligasi Treasury
imbal hasil obligasi Treasury. Ayunan emas masih berada dalam fase
konsolidasi karena investor menimbang kembali prospek kebijakan moneter Amerika
Serikat setelah The Fed mempertahankan sikap ketat kepada inflasi. Data
terbaru menyiratkan emas spot di awal berada di sekitar US$4.325 per troy
terbaru menyiratkan emas spot di awal berada di sekitar US$4.325 per troy
ounce, dengan tekanan utama berasal dari ekspektasi suku bunga yang lebih
tinggi dalam waktu lebih lama.
Tekanan terhadap emas semakin
terlihat ketika dolar AS kembali mendapatkan dukungan dari ekspektasi pasar
kepada kebijakan The Fed. Kenaikan suku bunga membuat komoditi berbasis dolar dan
instrumen berimbal hasil merupakan lebih menarik dibandingkan emas yang tidak
instrumen berimbal hasil merupakan lebih menarik dibandingkan emas yang tidak
memberikan imbal hasil. Selain itu, kenaikan harga energi akibat ketegangan
geopolitik juga merupakan perhatian pasar karena dapat meningkatkan risiko
inflasi dan memengaruhi keputusan bank sentral ke depan
inflasi dan memengaruhi keputusan bank sentral ke depan.
Namun, emas masih memiliki faktor
pendukung dari meningkatnya permintaan komoditas aman di tengah ketidakpastian
internasional. Investor masih mencermati perkembangan hubungan Amerika Serikat dengan
Iran serta dinamika geopolitik lainnya yang berpotensi meningkatkan minat
kepada komoditi lindung nilai. Jika tekanan terhadap dolar mulai mereda dan pasar
melihat peluang perubahan arah kebijakan The Fed, emas berpeluang kembali
melihat peluang perubahan arah kebijakan The Fed, emas berpeluang kembali
mendapatkan momentum penguatan.
Ke depan, fokus pasar akan
tertuju pada data ekonomi Amerika Serikat berikutnya serta pernyataan pejabat
tertuju pada data ekonomi Amerika Serikat berikutnya serta pernyataan pejabat
The Fed untuk mencari petunjuk mengenai arah suku bunga. Selama dolar AS dan
yield Treasury masih bertahan tinggi, ruang kenaikan emas kemungkinan masih
terbatas. Namun, apabila suasana pasar risiko meningkat atau ekspektasi kebijakan
moneter merupakan lebih longgar, emas berpotensi kembali menguji level harga yang
lebih tinggi.(mrv)*
Sumber : Newsmaker.id
