
🏠 Beranda › Berita › Gold Tertahan, The Fed Kembali Membayang…
Gold Tertahan, The Fed Kembali Membayangi
- harga minyak yang kembali memicu kekhawatiran
- perhatian utama setelah konflik Amerika Serikat
- Teluk. Ketegangan tersebut turut menjaga harga
- menciptakan tekanan yang cukup kompleks. Logam
- bunga dan yield yang lebih tinggi
- peluang sekitar 60% bahwa The Fed
- yield Treasury juga jatuh ke salah
- Producer Price Index pada Kamis dan
- bunga dan memberikan tekanan tambahan bagi
- pendek, fundamental emas belum sepenuhnya kehilangan
- masih memberikan lapisan dukungan safe haven
Harga emas bertahan di sekitar
US$4.350 per troy ounce pada perdagangan Rabu (9/9), setelah mengalami penurunan selama dua
sesi berturut-turut. Tekanan kepada logam mulia meningkat sejalan kenaikan
harga minyak yang kembali memicu kekhawatiran
harga minyak yang kembali memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi
bahwa Federal Reserve dapat menaikkan suku bunga pada pertemuan pekan depan.
Harga minyak kembali menjadi
perhatian utama setelah konflik Amerika Serikat
perhatian utama setelah konflik Amerika Serikat dan Iran meningkat. Serangan
bagi kapal tanker Iran di sekitar Kharg Island, yang merupakan pusat utama
ekspor minyak Iran, memperbesar risiko gangguan pasokan energi dari kawasan
Teluk. Ketegangan tersebut turut menjaga harga
Teluk. Ketegangan tersebut turut menjaga harga minyak tetap tinggi dan
meningkatkan kekhawatiran bahwa tekanan harga energi dapat menjalar ke inflasi
Bagi emas, kondisi tersebut
menciptakan tekanan yang cukup kompleks. Logam
menciptakan tekanan yang cukup kompleks. Logam mulia memang secara tradisional
dipandang sebagai lindung nilai kepada inflasi, tetapi lonjakan harga energi
juga dapat mendorong bank sentral mempertahankan kebijakan moneter ketat. Suku
bunga dan yield yang lebih tinggi
bunga dan yield yang lebih tinggi meningkatkan daya tarik komoditas berbunga
sekaligus mengurangi minat kepada emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Peringkat kini memperhitungkan
peluang sekitar 60% bahwa The Fed
peluang sekitar 60% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis
poin pada pertemuan September. Ekspektasi tersebut meningkat setelah data
tenaga kerja AS menjelaskan kondisi market kerja tetap kuat. Sejak lama, kenaikan
yield Treasury juga jatuh ke salah
yield Treasury juga jatuh ke salah satu faktor yang menekan emas dari area di
atas US$4.400.
Investor kini menunggu rilis
Producer Price Index pada Kamis dan
Producer Price Index pada Kamis dan Consumer Price Index pada Jumat. Dua data
tersebut akan jatuh ke ujian utama kepada ekspektasi kebijakan The Fed.
Inflasi yang lebih panas dari perkiraan dapat memperkuat peluang kenaikan suku
bunga dan memberikan tekanan tambahan bagi
bunga dan memberikan tekanan tambahan bagi emas, sementara angka yang lebih
lunak berpotensi membuka ruang rebound.
Meski tertekan dalam jangka
pendek, fundamental emas belum sepenuhnya kehilangan
pendek, fundamental emas belum sepenuhnya kehilangan dukungan. Permintaan
investasi dan hedging meningkat sepanjang Agustus, sementara pembelian bank
sentral tetap berubah jadi penopang penting. Risiko geopolitik di Timur Tengah juga
masih memberikan lapisan dukungan safe haven
masih memberikan lapisan dukungan safe haven meski di tengah efeknya tertutupi
oleh kekhawatiran bagi inflasi dan kenaikan suku bunga.
