Friday, 30 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Emas Belum Lepas, Treasury Masih Jadi Beban

Emas Belum Lepas, Treasury Masih Jadi Beban
Emas Belum Lepas, Treasury Masih Jadi Beban

🏠 Beranda › Berita › emas Belum Lepas, Treasury Masih Jadi Be…

📅 2026-09-11   🕐   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga emas bergerak terbatas pada awal perdagangan Asia, Kamis (10/9), setelah mencatat penguatan pada sesi sejak awal. XAU/USD dibuka di sekitar US$4.402 per troy ounce dan bergerak dalam rentang awal sekitar US$4.400–US$4.406, menjelaskan peringkat masih kesulitan melanjutkan kenaikan secara agresif.

Emas sebenarnya masih mendapatkan dukungan dari dolar Amerika Serikat yang berada dekat level terendah dua pekan serta meningkatnya permintaan instrumen aman di tengah ketegangan geopolitik Timur Tengah. Lonjakan harga minyak yang telah membawa Brent menembus US$100 per barel turut meningkatkan kekhawatiran bagi tekanan inflasi internasional.

Namun, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS merupakan penghalang utama bagi emas. Yield Treasury AS tenor 10 tahun sempat bergerak menuju area 4,85%, level tertinggi sejak November 2023. Tingginya imbal hasil membuat komoditi berbunga relatif lebih menarik dibandingkan emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Bursa juga mencermati operasi buyback Treasury

Bursa juga mencermati operasi buyback Treasury AS pada Kamis. Departemen Keuangan AS dijadwalkan membeli kembali obligasi berjangka 10 hingga 20 tahun senilai maksimal US$6 miliar, tiga kali lebih besar dibandingkan operasi di awal. Meski demikian, pengumuman tersebut belum mampu menekan yield secara signifikan sehingga dampak positifnya kepada emas masih terbatas.

Perhatian investor selanjutnya tertuju pada data Producer Price Index (PPI) AS. PPI Agustus ditaksir naik sekitar 0,4% secara bulanan, sementara Core PPI diproyeksikan meningkat 0,3%. Data yang lebih tinggi dari perkiraan berpotensi memperkuat ekspektasi kebijakan hawkish Federal Reserve dan kembali menekan emas, sementara data yang lebih lunak dapat membuka ruang penguatan XAU/USD.

Secara teknikal, area US$4.400 merupakan level psikologis yang penting untuk dipertahankan. Selama harga bertahan di atas area tersebut, peluang rebound menuju US$4.420–US$4.435 masih terbuka. Penembusan US$4.435 dapat memperkuat momentum menuju US$4.450–US$4.480, sementara pelemahan di bawah US$4.400 akan meningkatkan risiko koreksi menuju US$4.380 hingga US$4.350. Dengan demikian, ayunan emas sesi Asia masih cenderung konsolidatif sambil menunggu katalis baru dari Treasury dan inflasi AS.(CP)

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📰 Sumber asli: Newsmaker.id

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures
📖 Baca juga: Kalkulator Emas • Glossarium Trading

Sumber

Artikel ini mengutip laporan Newsmaker.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.