emas Tersandung, Dolar dan Yield Kembali Menekan

📅 2026-08-27
🕐 08:00
📰 Sumber: Newsmaker.id

Harga

emas merosot pada perdagangan sesi Asia Selasa setelah penguatan dolar AS dan

kenaikan yield Treasury kembali menekan bullion. Spot gold turun sekitar 0,3%

ke US$4.638 per troy ons, melanjutkan

ke US$4.638 per troy ons, melanjutkan koreksi setelah sejak awal sempat

bergerak mendekati area psikologis US$4.700.

Kenaikan

yield Treasury meningkatkan opportunity cost memegang

yield Treasury meningkatkan opportunity cost memegang emas yang tidak

memberikan bunga, sementara dolar yang lebih kuat membuat bullion berubah jadi lebih

mahal bagi investor dengan mata uang lain. Kombinasi dua faktor tersebut memicu

aksi profit taking setelah reli besar

aksi profit taking setelah reli besar emas dalam beberapa sesi terakhir.

Pasar

juga mulai menahan posisi menjelang Jackson Hole Symposium, karena investor

menunggu sinyal terbaru mengenai arah kebijakan

menunggu sinyal terbaru mengenai arah kebijakan Federal Reserve. Minimnya

forward guidance membuat komentar pejabat Fed, khususnya Ketua Fed Kevin Warsh,

berpotensi memicu volatilitas besar pada dolar, yield, dan emas.

Analisis

Newsmaker: koreksi kini masih terlihat

sebagai konsolidasi setelah reli kuat, tetapi kemampuan gold mempertahankan

area US$4.620–US$4.600 jatuh ke penting. Jika

area US$4.620–US$4.600 jatuh ke penting. Jika dolar dan yield terus mengalami kenaikan,

tekanan dapat berlanjut. Sebaliknya, sinyal dovish dari Jackson Hole berpotensi

membawa buyer kembali menguji US$4.680–US$4.700.(yds)

Sumber:

Newsmaker.id

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

By IT EF