
Dolar Jatuh ke Level Terendah Enam Pekan
Indeks Dolar AS melanjutkan pelemahan ke sekitar 100,3 pada perdagangan Kamis (30/7), level terendah dalam enam pekan. Dolar sebelumnya turun 0,6% setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga acuannya.
The Fed menahan suku bunga meskipun tiga anggota FOMC mendukung kenaikan sebesar 25 basis poin. Ketua The Fed Kevin Warsh kembali menegaskan komitmen mengendalikan inflasi, tetapi tidak ikut mendorong kenaikan bunga secara langsung.
Warsh juga tidak memberikan panduan yang jelas mengenai kebijakan berikutnya. Sikap tersebut membuat Pasar mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga dalam waktu dekat dan menilai The Fed masih memilih menunggu perkembangan data ekonomi.
Peluang kenaikan bunga pada September turun menjadi sekitar 55%, dari hampir 80% sebelum keputusan The Fed. Dampaknya, pelemahan Dolar berpotensi menopang Pasar Emas dan mata uang utama, meskipun risiko kenaikan bunga tetap dapat membatasi pergerakan Pasar.(yds)
Sumber: Newsmaker.id
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam trading dan Portofolio Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
Analisis Teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.
