Analisis Dolar Melemah Sementara Sentimen Risiko Menguat - Data Pasar 2026-05-21

Dolar Melemah Sementara Sentimen Risiko Menguat

Dolar AS melemah tipis pada Rabu (20/5), dengan indeks Dolar turun 0,3% ke 99,06, seiring meningkatnya sentimen risiko yang menekan permintaan safe haven. Optimisme Pasar datang setelah saham Nvidia naik menjelang laporan kuartalannya dan komentar Presiden Donald Trump yang menyebut negosiasi damai dengan Iran sudah berada di “tahap akhir”. Kenaikan saham Nvidia turut mengangkat saham chip lainnya, mencerminkan meningkatnya minat risiko di Wall Street.
Imbal hasil Obligasi AS yang sebelumnya melonjak kini stabil, setelah aksi jual Obligasi global mereda. Risalah rapat FOMC April menunjukkan mayoritas pembuat kebijakan menilai kenaikan suku bunga kemungkinan tepat jika inflasi tetap tinggi di atas target 2%. Data CPI dan PPI AS terbaru menunjukkan dampak signifikan kenaikan harga Minyak akibat konflik Iran terhadap inflasi, memperkuat ekspektasi pengetatan moneter.
Harga Minyak menurun setelah Trump menyebut negosiasi dengan Iran sudah mendekati kesepakatan. Brent turun di sekitar $109 per barel, sementara WTI berada di kisaran $102 per barel. Kabar ini menurunkan kekhawatiran terhadap gangguan pasokan global melalui Selat Hormuz dan mendorong pemulihan di Pasar energi, yang sebelumnya memicu inflasi dan tekanan pada Pasar Obligasi.
Poundsterling menguat 0,4% ke $1,3444 setelah data CPI Inggris menunjukkan inflasi tahunan turun menjadi 2,8%, lebih rendah dari perkiraan Pasar. Data ini memberikan ruang bagi Bank of England untuk menahan suku bunga, meski Pasar tenaga kerja menunjukkan kenaikan pengangguran yang tak terduga. Para analis menyebut data ini sebagai “legawa” bagi BOE di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Yen Jepang menguat tipis terhadap Dolar, dengan USD/JPY turun 0,1% ke 158,83. Penguatan yen ini terjadi setelah Dolar sebelumnya menguat ke level yang memicu intervensi Pasar mata uang oleh Tokyo pada April lalu, menandakan sensitivitas Pasar terhadap volatilitas mata uang di tengah ketegangan geopolitik dan ekspektasi suku bunga global.(yds)
Sumber: Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

By IT EF