
GBP/USD Turun Saat Fokus Bergeser ke Risiko Energi dan Sikap Hati-hati BoE
GBP/USD diperdagangkan di sekitar 1,3520 pada sesi Asia Jumat (17/04), pelemahan ini terjadi selama tiga hari beruntun. Pound tertekan ketika pelaku Pasar memangkas taruhan kenaikan suku bunga Bank of England (BoE), di tengah membaiknya optimisme bahwa ketegangan di Timur Tengah berpotensi mereda.
Gubernur BoE Andrew Bailey mengatakan bahwa bank sentral “tidak akan buru-buru” mengambil keputusan suku bunga saat pembuat kebijakan global menghadapi guncangan harga energi yang dipicu konflik Iran, hal itu diungkapkan pada Kamis. Bailey menilai kenaikan harga Minyak dan gas memang akan masuk ke Data Inflasi, namun faktor lain membuat keputusan suku bunga menjadi semakin sulit.
Sinyal kehati-hatian juga datang dari pembuat kebijakan BoE Megan Greene. Dalam wawancara Bloomberg TV pada Rabu, Greene menyebut Pasar wajar menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga setelah lonjakan taruhan bulan lalu, dan menilai pricing saat ini—mengarah pada dua kali atau kurang kenaikan tahun ini—“kira-kira sudah tepat”.
Dari sisi eksternal, tekanan pada GBP/USD bertambah ketika Dolar AS menguat tipis, ditopang permintaan aset safe haven setelah laporan CNN menyebut militer Lebanon mencatat sejumlah pelanggaran gencatan senjata oleh Israel pasca gencatan senjata mulai berlaku. Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengumumkan Israel dan Lebanon menyepakati gencatan 10 hari yang dimulai Kamis pukul 17.00 ET.
Meski demikian, sentimen berpotensi berubah jika pembicaraan Washington-Teheran kembali berlanjut pada akhir pekan, dengan Trump tetap menyuarakan optimisme peluang tercapainya gencatan senjata yang lebih permanen sebelum masa berakhir pekan depan. Pasar akan menimbang kombinasi arah ekspektasi BoE, dinamika safe haven Dolar AS, serta perkembangan geopolitik yang memengaruhi harga energi dan persepsi risiko global. (asd)
Sumber: Newsmaker.id
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam Software Trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
Analisis Teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.
