Thursday, 22 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Minyak Berbalik Menguat, Pasar Uji Efektivitas Pelepasan Cadangan IEA

Minyak Berbalik Menguat, Pasar Uji Efektivitas Pelepasan Cadangan IEA

Analisis Minyak Berbalik Menguat, Pasar Uji Efektivitas Pelepasan Cadangan IEA - Data Pasar 2026-03-11

Harga Minyak menguat pada Rabu ketika Pasar meragukan apakah rencana Badan Energi Internasional (IEA) untuk melepas cadangan Minyak dalam jumlah rekor bisa mengimbangi potensi guncangan pasokan akibat konflik AS-Israel dengan Iran. Brent naik 0,7% menjadi US$88,39 per barel pada 07:27 GMT, sementara WTI naik 1,2% menjadi US$84,43 per barel.
Kenaikan ini terjadi setelah kejatuhan lebih dari 11% pada Selasa, menggambarkan Pasar yang masih sangat volatil. Di awal sesi Asia, kedua kontrak sempat memperpanjang penurunan sebelum berbalik naik, dengan WTI sempat melonjak sekitar 5% pada pembukaan Pasar.
Menurut laporan Wall Street Journal yang mengutip pejabat yang mengetahui pembahasan tersebut, usulan pelepasan cadangan IEA akan melampaui 182 juta barel yang dilepas negara anggota IEA pada 2022 saat invasi Rusia ke Ukraina. Goldman Sachs memperkirakan pelepasan sebesar itu setara menutup sekitar 12 hari dari potensi gangguan ekspor Teluk sebesar 15,4 juta barel per hari.
Di sisi konflik, AS dan Israel melancarkan serangan udara paling intens dalam perang ini pada Selasa, menurut Pentagon dan laporan warga di lapangan. Komando Pusat AS juga menyebut telah “menghilangkan” 16 kapal penabur ranjau Iran di dekat Selat Hormuz, sementara Presiden AS Donald Trump memperingatkan ranjau apa pun yang dipasang harus segera disingkirkan. Meski Trump berulang kali menyatakan kesiapan mengawal tanker, sumber Reuters mengatakan Angkatan Laut AS menolak permintaan industri pelayaran untuk pengawalan karena risiko serangan dinilai terlalu tinggi saat ini.
Kekhawatiran pasokan tetap menonjol. Sumber menyebut ADNOC menutup kilang Ruwais setelah kebakaran di kompleks tersebut usai serangan drone, menandai gangguan infrastruktur energi terbaru. Data pengiriman juga menunjukkan Arab Saudi diperkirakan meningkatkan pasokan via Laut Merah, namun masih jauh dari tingkat yang dibutuhkan untuk menggantikan penurunan aliran dari Hormuz, di tengah pengurangan produksi oleh Irak, Kuwait, dan Uni Emirat Arab.
Sejumlah proyeksi menegaskan risiko asimetris pada harga jika gangguan berlarut. Wood Mackenzie memperkirakan perang saat ini mengurangi pasokan Minyak dan produk Minyak Teluk ke Pasar sekitar 15 juta barel per hari, yang berpotensi mendorong harga hingga US$150 per barel. Morgan Stanley menilai bahkan penyelesaian cepat pun dapat menyisakan gangguan berminggu-minggu bagi Pasar energi. Di AS, sumber Pasar mengutip data API yang menunjukkan stok Minyak mentah, bensin, dan distilat turun pekan lalu, mengindikasikan permintaan yang lebih kuat.(alg)
Sumber: Newsmaker.id

Analisis Komprehensif Pasar Minyak

Pasar Minyak dunia mengalami dinamika yang kompleks dipengaruhi faktor supply-demand, geopolitik, dan kebijakan energi global.

Faktor Penentu Harga Minyak

  • Kebijakan OPEC+: Kuota produksi dari kartel Minyak mempengaruhi supply global.
  • Data Inventori AS: Laporan mingguan EIA menjadi indikator penting demand.
  • Tensi Timur Tengah: Stabilitas kawasan produsen Minyak utama.
  • Permintaan Global: Pemulihan ekonomi pasca-pandemic mempengaruhi konsumsi.

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam Platform Trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Sumber

Artikel ini mengutip laporan bestprofit-futures.co.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.