Thursday, 22 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Dolar Tertekan usai Penundaan NFP

Dolar Tertekan usai Penundaan NFP

Analisis Dolar Tertekan usai Penundaan NFP - Data Pasar 2026-02-04

Dolar AS sedikit melemah terhadap euro pada perdagangan Eropa Rabu (4/2), dipicu ketidakpastian kebijakan The Fed setelah rilis data tenaga kerja penting tertahan akibat partial government shutdown yang baru saja berakhir. Penundaan data seperti NFP membuat Pasar kehilangan “kompas” untuk membaca arah suku bunga AS, sehingga pergerakan Dolar cenderung lebih ragu-ragu.
Di sisi lain, Pasar masih mencerna efek “Warsh factor”. Dolar sempat melonjak pada Jumat setelah Donald Trump memilih Kevin Warsh untuk menggantikan Jerome Powell saat masa jabatan Powell berakhir sekitar Mei. Warsh dikenal mendukung neraca Fed yang lebih ramping dan menyebut produktivitas dari AI bisa membuka ruang kebijakan lebih longgar—kombinasi yang bisa mempercuram kurva imbal hasil, tapi justru membuat arah suku bunga totalnya terlihat lebih tidak pasti.
Sementara itu, perhatian investor juga tertuju ke Eropa. Euro menguat sekitar 0,13% ke $1,1833 menjelang rapat ECB Kamis, di mana Pasar menunggu sinyal apakah bank sentral akan mulai “resah” dengan Penguatan euro yang terlalu cepat. Pekan lalu euro sempat menyentuh level tertinggi 4,5 tahun di 1,2084, dan sejumlah pejabat ECB sudah memberi peringatan bahwa euro yang terlalu kuat berisiko menekan inflasi—padahal inflasi sudah diproyeksikan berada di bawah target 2%. Sterling juga menguat tipis menjelang rapat Bank of England, dengan konsensus Pasar memperkirakan suku bunga ditahan.
Di Asia, yen Jepang melanjutkan pelemahan untuk hari keempat berturut-turut, turun sekitar 0,44% ke 156,43 per Dolar, menjelang pemilu nasional. Kekhawatiran datang dari kampanye Perdana Menteri Sanae Takaichi yang mendorong belanja lebih besar, pemotongan Pajak, dan agenda pertahanan—bahkan sempat menyinggung manfaat yen yang lebih lemah (meski kemudian ditarik kembali). Pasar membaca sinyal yang campur-aduk ini sebagai risiko tambahan bagi mata uang yang sedang rapuh.
Mata uang lain bergerak beragam. Dolar Australia naik tipis setelah reli kuat sesi sebelumnya menyusul langkah RBA menaikkan suku bunga. Di China, yuan sempat menyentuh level terkuat hampir 33 bulan terhadap Dolar karena sinyal kebijakan bank sentral yang lebih tegas, meski penguatannya dinilai masih “ditahan” agar tidak terlalu cepat. Dengan ekspor yang kuat menopang yuan, risikonya masih condong menguat—namun kenaikan berlebihan juga bisa menambah tekanan ke ekonomi China yang masih rapuh. (Arl)
Sumber: Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan Instrumen Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Panduan & Informasi Resmi

Sumber

Artikel ini mengutip laporan newsmaker.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.