Wednesday, 21 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Pound Loyo, Fed Jadi Penentu

Pound Loyo, Fed Jadi Penentu

Analisis Pound Loyo, Fed Jadi Penentu - Data Pasar 2025-10-29

GBP/USD turun lagi untuk sesi kedua dan sekarang diperdagangkan di sekitar 1,3250 pada sesi Asia Rabu(29/10) pagi. Pound melemah setelah data British Retail Consortium (BRC) nunjukin harga pangan di Inggris turun paling cepat dalam hampir lima tahun. Turunnya tekanan harga ini bikin Pasar makin yakin Bank of England (BoE) bakal nurunin suku bunga. Trader sekarang ngitung ada sekitar 68% kemungkinan BoE motong bunga 0,25% di Desember.
Ekspektasi pelonggaran BoE makin kuat karena masalah di ekonomi Inggris sendiri. Kantor Tanggung Jawab Anggaran (OBR) disebut bakal nurunin proyeksi produktivitas sekitar 0,3 poin persentase. Artinya: ekonomi Inggris diprediksi bakal tumbuh lebih lemah, defisit fiskal bisa makin lebar hampir £20 miliar. Ini jadi tekanan besar buat Kanselir Rachel Reeves jelang anggaran November, dengan potensi lubang fiskal sampai £35 miliar. Kondisi ini bikin BoE punya alasan untuk longgar, tapi bikin pound kelihatan makin rapuh.
Tapi pelemahan GBP/USD sejauh ini masih ketahan karena Dolar AS sendiri juga nggak kuat-kuat banget. Pasar lagi nunggu keputusan The Fed yang akan dirilis hari ini. The Fed diperkirakan nurunin suku bunga acuan lagi 0,25 poin jadi kisaran 3,75%–4,00%, dan Pasar bahkan sudah pricing in kemungkinan pemotongan berikutnya di Desember sampai 91%. Fokus trader sekarang bukan cuma rate cut hari ini, tapi nada Jerome Powell: seberapa agresif The Fed mau terus nurunin bunga dalam dua meeting berikutnya. Kalau Powell terdengar dovish, USD bisa melemah dan GBP/USD bisa sedikit napas. (az)
Sumber: Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam Analisis Trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Panduan & Informasi Resmi

Sumber

Artikel ini mengutip laporan newsmaker.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.