Thursday, 22 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Minyak Naik Hampir 5% Pasca AS Sanksi Baru ke Rusia

Minyak Naik Hampir 5% Pasca AS Sanksi Baru ke Rusia

Analisis Minyak Naik Hampir 5% Pasca AS Sanksi Baru ke Rusia - Data Pasar 2025-10-23

Harga Minyak melonjak hampir 5% pada hari Kamis (23/10)  pasca Amerika Serikat menjatuhkan sanksi terhadap dua pemasok utama Minyak Rusia, Rosneft dan Lukoil, terkait perang Rusia di Ukraina. Kenaikan ini memperpanjang reli dari sesi sebelumnya.
Kontrak berjangka Brent naik $2,99 atau 4,8% menjadi $65,58 per barel pada pukul 13.30 GMT, sementara West Texas Intermediate (WTI) naik $2,93 atau 5% menjadi $61,43 per barel.
Beberapa sumber perdagangan mengatakan kepada Reuters bahwa perusahaan Minyak milik negara Tiongkok telah menangguhkan pembelian Minyak Rusia yang dikirim lewat laut dari kedua perusahaan tersebut, yang semakin mendorong harga naik.
Namun, sebagian kenaikan harga berkurang setelah Menteri Perminyakan Kuwait menyatakan bahwa kelompok OPEC siap menyeimbangkan kembali Pasar dengan meningkatkan produksi bila terjadi kekurangan pasokan.
Menurut analis Saxo Bank, Ole Hansen, sanksi AS berarti kilang Minyak di Tiongkok dan India—dua pembeli utama Minyak Rusia harus mencari pemasok alternatif untuk menghindari terputus dari sistem perbankan Barat. Pemerintah AS juga menyatakan siap mengambil tindakan lebih lanjut dan menyerukan Moskow agar segera menyetujui gencatan senjata di Ukraina.
Pekan lalu, Inggris juga menjatuhkan sanksi terhadap Rosneft dan Lukoil. Uni Eropa telah menyetujui paket sanksi ke-19 terhadap Rusia, termasuk larangan impor gas alam cair (LNG) Rusia.
Setelah sanksi AS diumumkan, kontrak berjangka Brent dan WTI langsung naik lebih dari $2 per barel, didukung oleh penurunan tak terduga dalam persediaan Minyak AS.
Dampak sanksi terhadap Pasar Minyak akan bergantung pada bagaimana India bereaksi dan apakah Rusia dapat menemukan pembeli alternatif, kata analis UBS, Giovanni Staunovo.
India menjadi pembeli terbesar Minyak mentah Rusia dengan harga diskon sejak perang Ukraina dimulai. Namun, sumber industri mengatakan kilang India kemungkinan besar akan memangkas tajam impor Minyak Rusia akibat sanksi baru ini.
Perusahaan Reliance Industries, pembeli utama Minyak Rusia di India, berencana untuk mengurangi bahkan menghentikan impor tersebut sepenuhnya, menurut dua sumber yang mengetahui hal itu.
Meski demikian, beberapa pelaku Pasar masih skeptis apakah sanksi ini akan menyebabkan perubahan mendasar dalam keseimbangan pasokan dan permintaan global.(yds)
Sumber: Reuters.com

Analisis Komprehensif Pasar Minyak

Pasar Minyak dunia mengalami dinamika yang kompleks dipengaruhi faktor supply-demand, geopolitik, dan kebijakan energi global.

Faktor Penentu Harga Minyak

  • Kebijakan OPEC+: Kuota produksi dari kartel Minyak mempengaruhi supply global.
  • Data Inventori AS: Laporan mingguan EIA menjadi indikator penting demand.
  • Tensi Timur Tengah: Stabilitas kawasan produsen Minyak utama.
  • Permintaan Global: Pemulihan ekonomi pasca-pandemic mempengaruhi konsumsi.

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan Strategi Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Sumber

Artikel ini mengutip laporan bestprofit-futures.co.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.