Thursday, 22 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Perak Melemah Jelang Data Inflasi AS

Perak Melemah Jelang Data Inflasi AS

Analisis Perak Melemah Jelang Data Inflasi AS - Data Pasar 2025-10-24

Harga Perak (XAG/USD) melemah pada Jumat, 24/10/25. Pada perdagangan pagi WIB, Perak bergerak di kisaran $48,66/oz, menandai lanjutan pelemahan dan tetap di jalur penurunan mingguan yang tajam setelah reli besar pekan lalu. Pelemahan ini didorong aksi ambil untung (profit-taking) dan kekhawatiran valuasi yang sudah terlalu tinggi.
Sebelumnya, reli Perak ditopang permintaan safe haven dan optimisme jangka panjang atas penggunaan industri—dari EV, data center, hingga surya—serta ketatnya pasokan yang sempat memicu “squeeze” di London. Namun, ketegangan pasokan itu mulai mereda, ikut menekan harga Perak pekan ini.
Di sisi geopolitik, pelaku Pasar mencermati rencana pertemuan Trump–Xi pada Kamis (30 Oktober) di sela rangkaian agenda APEC di Korea Selatan—sentimen dagang yang lebih baik bisa mengurangi dorongan lindung nilai pada logam mulia.
Dari AS, Pasar menunggu rilis data inflasi hari ini dan menilai implikasinya terhadap peluang pemangkasan suku bunga The Fed pada rapat 28–29 Oktober. Inflasi yang tetap tinggi bisa menahan Penguatan logam mulia dalam jangka pendek, sementara prospek pemangkasan suku bunga tetap jadi penopang di horizon berikutnya.
Ke depan, arah Perak akan sensitif terhadap pergerakan Dolar AS jelang/ususai rilis inflasi serta perkembangan dagang AS–Tiongkok. Dolar yang stabil/lebih kuat biasanya menekan logam mulia, sedangkan pelemahan Dolar berpotensi membuka ruang rebound.(asd)
Sumber: Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

analisis fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Panduan & Informasi Resmi

Sumber

Artikel ini mengutip laporan newsmaker.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.