Thursday, 22 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Rebound Tipis, Tahan Lama?

Rebound Tipis, Tahan Lama?

Analisis Rebound Tipis, Tahan Lama? - Data Pasar 2025-10-07

Harga minyak lanjut naik pada hari Selasa(7/10) setelah OPEC+ hanya menaikkan produksi November 137 ribu bph, lebih kecil dari perkiraan. Kekhawatiran kelebihan pasokan pun berkurang. Brent naik $0,23 (0,35%) menjadi $65,70/barel pada 03.56 GMT, sementara WTI naik $0,21 (0,34%) menjadi $61,90. Sehari sebelumnya, kedua kontrak sudah ditutup naik >1% setelah keputusan OPEC+, yang dibaca analis ING sebagai sinyal kehati-hatian di tengah proyeksi surplus pasokan kuartal IV dan tahun depan.
Analis LSEG, Anh Pham, menilai rebound ringan wajar karena Brent sempat turun sekitar $5/barel minggu lalu akibat ekspektasi kenaikan pasokan yang lebih besar. Untuk saat ini, pasar masih bisa menyerap volume tambahan dan belum tampak pergeseran ke contango di awal kurva. Sepanjang tahun ini, OPEC+ telah meningkatkan target produksi >2,7 juta bph (≈2,5% permintaan global). Faktor geopolitik yang menjaga harga: perang Rusia–Ukraina menciptakan ancaman, dan kilang Kirishi di Rusia menghentikan unit CDU-6 setelah serangan drone (pemulihan diperkirakan ~1 bulan).
Meski demikian, ruang kenaikan tampak terbatas. Tambahan pasokan dari OPEC+ dan non-OPEC bersamaan dengan prospek permintaan yang melambat—tertekan pertumbuhan global dan Tarif dagang AS—berpotensi memperbesar surplus. Ke depan, Pasar akan mencakup pemenuhan produksi, musim perawatan kilang, serta sinyal permintaan (mobilitas, kilang, dan data makro) untuk menilai apakah kenaikan harga bisa berlanjut atau justru mereda. (az)
Sumber: Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan Strategi Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Sumber

Artikel ini mengutip laporan bestprofit-futures.co.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.