Thursday, 22 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Trump Dorong Perdamaian, Harga Minyak Melemah

Trump Dorong Perdamaian, Harga Minyak Melemah

Harga Minyak melemah pada perdagangan Asia Selasa(19/8) ketika investor menilai hasil pembicaraan AS–Ukraina untuk mencari petunjuk mengenai prospek pasokan Minyak Rusia, dengan fokus kini tertuju pada kemungkinan pertemuan antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Per pukul 22:29 ET (02:29 GMT), kontrak berjangka Minyak Brent untuk pengiriman Oktober turun 0,5% menjadi $66,27 per barel, sementara Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) juga melemah 0,5% ke $62,36 per barel. Kedua kontrak sempat naik hampir 1% pada Senin setelah Penasihat Perdagangan AS Peter Navarro mengkritik pembelian Minyak Rusia berharga diskon oleh India yang dinilai ikut mendanai perang, sehingga kembali memicu kekhawatiran pasokan.
Pertemuan Trump-Zelenskiy Jadi Sorotan
Presiden Donald Trump menjamu Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy di Gedung Putih pada Senin bersama para pemimpin negara besar Eropa dalam sebuah KTT penting yang bertujuan membuka jalan menuju akhir perang Rusia-Ukraina. Dalam pernyataannya, Trump berjanji bahwa AS akan membantu menjamin keamanan Ukraina sebagai bagian dari setiap penyelesaian damai, meski belum merinci bentuk maupun cakupannya. Zelenskiy menyambut baik pengumuman itu sebagai “langkah besar ke depan.”
Trump mengatakan ia telah mulai mengatur pertemuan antara Zelenskiy dan Putin, serta mewacanakan diskusi tiga pihak berikutnya, menjaga harapan adanya jalur menuju negosiasi. Namun, para pemimpin Eropa di Washington mendesak agar gencatan senjata didahulukan. Sementara itu, Pasar taruhan masih skeptis, dengan Polymarkets memperlihatkan peluang gencatan senjata sebelum akhir tahun hanya 38%, jauh di bawah puncak 78% pada Maret lalu.
Sementara itu, Pasar juga mencermati rencana tambahan Tarif 25% dari AS terhadap India terkait pembelian Minyak Rusia, yang dijadwalkan mulai berlaku pada 27 Agustus. (az)
Sumber: Investing.com

Sumber

Artikel ini mengutip laporan bestprofit-futures.co.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.