Perak Berada di Area US$53, Harapan Damai AS-Iran Dorong Penguatan!

🏠 Beranda › Berita › Perak Berada di Area US$53, Harapan Dama…
Silver
- pada sesi sejak awal, didukung oleh pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) dan
- penyelesaian konflik AS-Iran
- pemilu sela AS merupakan salah satu faktor yang memengaruhi perubahan ekspektasi
- yang berkontribusi kepada kekalahan Partai Republik
- optimisme bursa kepada peluang penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi,
- meningkatnya harapan perdamaian memberikan dukungan tambahan kepada perak
- mengurangi kebutuhan bank sentral untuk mempertahankan kebijakan moneter yang
- penurunan imbal hasil obligasi meningkatkan daya tarik logam mulia yang tidak
- masih menghadapi tantangan dari ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve
- meningkatnya dukungan kepada logam mulia bersamaan pelemahan dolar, penurunan
- ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, perak berpotensi mempertahankan
- mengalami koreksi
Harga perak dunia melanjutkan
penguatan pada perdagangan Kamis (5/11/2026), dengan pasangan XAG/USD bergerak
mendekati level US$53 per troy ounce. Kenaikan ini melanjutkan momentum positif
pada sesi sejak awal, didukung oleh pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) dan
pada sesi sejak awal, didukung oleh pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) dan
penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Kondisi pasar bursa membaik setelah
kemenangan Partai Demokrat dalam pemilu sela meningkatkan harapan kepada
penyelesaian konflik AS-Iran
penyelesaian konflik AS-Iran. Perkembangan tersebut turut mendorong penurunan
tajam harga minyak dunia dan mengurangi kekhawatiran kepada tekanan inflasi
Kemenangan Partai Demokrat dalam
pemilu sela AS merupakan salah satu faktor yang memengaruhi perubahan ekspektasi
pemilu sela AS merupakan salah satu faktor yang memengaruhi perubahan ekspektasi
investor kepada kebijakan luar negeri Washington. Presiden Donald Trump
mengakui bahwa konflik dengan Iran dan tingginya harga bensin merupakan faktor
yang berkontribusi kepada kekalahan Partai Republik
yang berkontribusi kepada kekalahan Partai Republik. Trump juga
mengindikasikan bahwa pemerintahannya tidak memiliki rencana segera untuk
meningkatkan serangan militer kepada Iran. Pernyataan tersebut memperkuat
optimisme bursa kepada peluang penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi,
optimisme bursa kepada peluang penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi,
sekaligus mengurangi kekhawatiran mengenai gangguan pasokan energi dari Timur
Penurunan harga minyak akibat
meningkatnya harapan perdamaian memberikan dukungan tambahan kepada perak
meningkatnya harapan perdamaian memberikan dukungan tambahan kepada perak.
Harga energi yang lebih rendah berpotensi mengurangi biaya produksi dan
transportasi serta membantu meredakan tekanan inflasi. Kondisi tersebut dapat
mengurangi kebutuhan bank sentral untuk mempertahankan kebijakan moneter yang
mengurangi kebutuhan bank sentral untuk mempertahankan kebijakan moneter yang
terlalu ketat. Di sisi lain, melemahnya dolar AS membuat perak merupakan lebih
terjangkau bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya, sementara
penurunan imbal hasil obligasi meningkatkan daya tarik logam mulia yang tidak
penurunan imbal hasil obligasi meningkatkan daya tarik logam mulia yang tidak
memberikan pendapatan bunga.
Meski demikian, penguatan perak
masih menghadapi tantangan dari ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve
masih menghadapi tantangan dari ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve
(The Fed) pada Desember. Berdasarkan CME FedWatch Tool yang dikutip dalam
laporan, pelaku bursa memperkirakan peluang kenaikan suku bunga mencapai
sekitar 79%. Ekspektasi tersebut mencerminkan kekhawatiran kepada inflasi AS
yang masih tinggi serta ketahanan aktivitas ekonomi domestik. Investor kini
menantikan laporan Non-Farm Payrolls (NFP) yang dijadwalkan dirilis Jumat
(6/11/2026). Data tersebut akan merupakan indikator penting untuk menilai kondisi
bursa tenaga kerja dan menentukan arah ekspektasi kebijakan moneter berikutnya.
Penguatan perak menuju US$53 menjelaskan
meningkatnya dukungan kepada logam mulia bersamaan pelemahan dolar, penurunan
meningkatnya dukungan kepada logam mulia bersamaan pelemahan dolar, penurunan
imbal hasil obligasi, dan meredanya kekhawatiran inflasi akibat penurunan harga
minyak. Jika data tenaga kerja AS menyiratkan perlambatan dan mengurangi
ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, perak berpotensi mempertahankan
ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, perak berpotensi mempertahankan
momentum penguatannya. Sebaliknya, apabila NFP kembali mencerminkan ketahanan
ekonomi AS dan memperkuat ekspektasi suku bunga tinggi, harga perak berisiko
mengalami koreksi
mengalami koreksi. Dengan demikian, keberlanjutan penguatan XAG/USD akan sangat
bergantung pada perkembangan kebijakan moneter AS, koreksi dolar, dan
dinamika geopolitik Timur Tengah.
📈 Mulai Trading Sekarang
Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.
📰 Sumber asli: newsmaker
Panduan & Informasi Resmi
Sumber
Artikel ini mengutip laporan newsmaker . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.
Peringatan Risiko
Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.
