Wednesday, 21 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Emas Bergerak Fluktuatif di Tengah Ketidakpastian The Fed

Emas Bergerak Fluktuatif di Tengah Ketidakpastian The Fed
Emas Bergerak Fluktuatif di Tengah Ketidakpastian The Fed

🏠 Beranda › Berita › emas Bergerak Fluktuatif di Tengah Ketid…

Gold

📅 2026-10-21   🕐 00:06   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga emas bergerak fluktuatif pada Selasa (20/10) karena investor masih mencermati arah kebijakan suku bunga Federal Reserve serta perkembangan negosiasi untuk mengakhiri perang AS-Iran. Emas sempat melonjak 0,4% sebelum berbalik turun 0,7%, menyiratkan peringkat masih mencari katalis baru di tengah ketidakpastian geopolitik.

Negosiasi antara AS dan Iran masih berlangsung, tetapi laporan bahwa kesepakatan sudah dekat dibantah oleh diplomat yang terlibat dalam pembicaraan. Sejak awal, kabar mengenai potensi terobosan dalam waktu dekat sempat menekan harga minyak, dolar AS, dan yield obligasi. Namun, setelah kabar tersebut dibantah, harga energi kembali bertahan tinggi.

Harga energi yang masih tinggi merupakan perhatian karena berpotensi menjaga tekanan inflasi. Kondisi tersebut dapat membuat The Fed mempertahankan kebijakan moneter ketat atau kembali menaikkan suku bunga, yang menjadi tantangan bagi emas karena komoditas ini tidak memberikan imbal hasil.

Emas sendiri masih bergerak dalam rentang terbatas sepanjang Oktober

Emas sendiri masih bergerak dalam rentang terbatas sepanjang Oktober. Market kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan The Fed 27–28 Oktober hanya sekitar 15%, setelah komentar Ketua The Fed Kevin Warsh pekan lalu memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral kemungkinan memilih menunggu.

Meski demikian, inflasi AS masih berada di atas target 2%, sehingga investor tetap mencermati apakah The Fed hanya menunda kenaikan pada Oktober sebelum kembali memperketat kebijakan pada akhir tahun. Spot gold terakhir berada di US$4.123,97 per troy ounce, sementara perak naik 1,2% ke US$57,77.

Tinjauan Newsmaker: Emas masih berada dalam fase wait and see, dengan arah ayunan sangat bergantung pada dua faktor utama: kebijakan The Fed dan perkembangan konflik AS-Iran. Jika tekanan inflasi dan harga energi bertahan tinggi, ruang kenaikan emas dapat terbatas. Namun, perkembangan geopolitik yang kembali memanas atau penurunan ekspektasi kenaikan suku bunga dapat merupakan katalis bagi emas untuk kembali naik.

Sumber : Newsmaker.id

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

📰 Sumber asli: newsmaker

Sumber

Artikel ini mengutip laporan newsmaker . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.