🏠 Beranda › Berita › emas Naik Tipis, The Fed Masih Membayang…

Gold

Emas Naik Tipis, The Fed Masih Membayangi

📅 2026-10-08   🕐 19:26   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga emas dunia bergerak melonjak

tipis pada perdagangan Kamis (8/10) setelah sejak awal tertekan hingga

menyentuh level terendah dalam dua bulan. Berdasarkan data perdagangan terbaru,

XAU/USD berada di kisaran US$4.123–US$4.124 per troy ounce, naik sekitar 0,3%

XAU/USD berada di kisaran US$4.123–US$4.124 per troy ounce, naik sekitar 0,3%

pada hari ini. Pemulihan terjadi setelah emas anjlok lebih dari 1% pada sesi

di awal akibat penguatan dolar AS dan lonjakan imbal hasil Treasury.

Koreksi emas masih dibayangi

prospek kebijakan moneter Federal Reserve. Risalah rapat September menjelaskan

terdapat perbedaan pandangan di antara pembuat kebijakan mengenai kebutuhan

kenaikan suku bunga berikutnya

kenaikan suku bunga berikutnya. Bursa hanya memperkirakan sekitar 21,6% peluang

kenaikan suku bunga pada Oktober, tetapi peluang kenaikan pada Desember masih

berada di sekitar 85%, menyiratkan ekspektasi pengetatan belum sepenuhnya

Gubernur The Fed Christopher

Waller juga menyatakan kenaikan suku bunga tambahan kemungkinan masih

diperlukan untuk mengendalikan inflasi, meski bank sentral memiliki

fleksibilitas mengenai waktu dan kecepatan pengetatan

fleksibilitas mengenai waktu dan kecepatan pengetatan. Prospek suku bunga

tinggi merupakan hambatan bagi emas karena logam mulia tidak memberikan imbal

hasil, sementara yield obligasi yang tinggi meningkatkan daya tarik instrumen

Di sisi lain, meningkatnya risiko

geopolitik memberikan dukungan kepada permintaan emas sebagai komoditi lindung

nilai. Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah serangan kepada

kapal tanker di Teluk dan Selat Hormuz mendorong harga minyak naik tajam

kapal tanker di Teluk dan Selat Hormuz mendorong harga minyak naik tajam. Brent

bahkan melonjak ke atas US$105 per barel, memicu kekhawatiran bahwa kenaikan

harga energi dapat kembali memperkuat tekanan inflasi dunia.

Dalam jangka pendek, arah emas

kemungkinan masih ditentukan oleh tarik-menarik antara permintaan instrumen aman

dan tekanan dari suku bunga tinggi. Area US$4.100 merupakan level penting setelah

emas sempat jatuh hingga sekitar US$4.066 pada Rabu

emas sempat jatuh hingga sekitar US$4.066 pada Rabu. Selama mampu bertahan di

atas area tersebut, peluang pemulihan tetap terbuka, tetapi dolar dan yield AS

yang kembali naik dapat membatasi kenaikan harga menuju area US$4.200.(mrv)*

Sumber : Newsmaker.id

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

By IT EF