
🏠 Beranda › Berita › minyak Stabil, Risiko Timur Tengah Masih…
Oil
Minyak Stabil, Risiko Timur Tengah Masih Membayangi
Harga minyak bergerak relatif stabil pada perdagangan Selasa (6/10), setelah sempat mengalami tekanan di awal sesi akibat meningkatnya arus pengiriman minyak dari Timur Tengah. Brent akhirnya mengalami kenaikan tipis, sementara WTI nyaris tidak berubah. Pemulihan pasokan dari kawasan Timur Tengah memberikan tekanan kepada harga, tetapi investor masih berhati-hati karena risiko gangguan akibat konflik belum sepenuhnya hilang.
Salah satu faktor yang menahan kenaikan minyak adalah meningkatnya lalu lintas kapal tanker melalui Selat Hormuz. Jalur ini merupakan salah satu rute utama perdagangan energi mancanegara, sehingga meningkatnya arus pengiriman memberikan sinyal bahwa sebagian pasokan mulai kembali bergerak. Kondisi tersebut mengurangi kekhawatiran kepada kelangkaan minyak dalam jangka pendek dan membatasi premi risiko geopolitik.
Namun, risiko gangguan pasokan masih merupakan perhatian utama. Eskalasi konflik dapat kembali menghambat aktivitas kapal tanker di kawasan tersebut. Selain itu, terdapat kekhawatiran kelompok Houthi dapat mengganggu koreksi minyak melalui jalur pipa East-West menuju Laut Merah. Jika gangguan tersebut terjadi, bursa berpotensi kembali memperhitungkan risiko berkurangnya pasokan dunia.
Dari sisi fundamental
Dari sisi fundamental, kondisi minyak di tengah merupakan tarik-menarik antara pasokan yang mulai membaik dan risiko geopolitik yang masih tinggi. Tambahan pasokan dari Timur Tengah serta pelepasan cadangan strategis oleh G7 menjadi faktor bearish. Sebaliknya, gangguan kepada jalur pelayaran atau infrastruktur energi dapat dengan cepat mengubah psikologi pasar menjadi bullish.
Newsmaker melihat, minyak masih memiliki bias yang cenderung netral dengan risiko volatilitas tinggi. Selama arus pengiriman melalui Selat Hormuz terus membaik dan pasokan tambahan mulai masuk ke bursa, ruang kenaikan harga relatif terbatas. Namun, setiap eskalasi konflik yang mengganggu jalur perdagangan energi dapat kembali mendorong harga lebih tinggi. Karena itu, perkembangan di Timur Tengah masih merupakan katalis utama arah minyak berikutnya.
📰 Sumber asli: Newsmaker.id
📈 Mulai Trading Sekarang
Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.
