🏠 Beranda › Berita › Harga emas Menguat, Turunnya Minyak Reda…

Gold

Harga Emas Menguat, Turunnya Minyak Redakan Kekhawatiran Inflasi

📅 2026-10-06   🕐 16:42   ⏱️ 2 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga emas berbalik menguat pada

perdagangan Selasa, sejalan penurunan harga minyak yang membantu meredakan

kekhawatiran market kepada tekanan inflasi berbasis energi. Optimisme mengenai

kembali meningkatnya aliran pasokan minyak mentah dari kawasan Timur Tengah

kembali meningkatnya aliran pasokan minyak mentah dari kawasan Timur Tengah

turut menekan harga energi dan mengurangi kekhawatiran bahwa bank sentral perlu

segera memperketat kebijakan moneter.

Pada pukul 04.52 ET atau 08.52

GMT, harga emas spot naik sekitar 0,3% merupakan $4.151,89 per troy ounce.

Sementara itu, emas berjangka menguat 0,5% ke level $4.179,15 per troy ounce.

Psikologi pasar market membaik setelah

data pengiriman yang dikutip Reuters menjelaskan eksportir minyak Teluk mampu

melampaui tingkat ekspor sebelum perang selama sekitar separuh September. Data

Kpler mencatat rata-rata gerakan tujuh hari ekspor minyak mentah dari

Kpler mencatat rata-rata gerakan tujuh hari ekspor minyak mentah dari

kawasan tersebut mencapai 18,3 juta barel per hari pada 30 September.

Volume ekspor bahkan tercatat

berada di atas level sebelum pecahnya perang Iran pada akhir Februari selama 14

berada di atas level sebelum pecahnya perang Iran pada akhir Februari selama 14

hari sepanjang September. Kondisi ini meningkatkan harapan bahwa pasokan minyak

mentah dari kawasan Teluk mulai kembali mengalir ke peringkat internasional, meskipun

risiko serangan kepada kapal tanker dan kapal komersial masih membayangi

risiko serangan kepada kapal tanker dan kapal komersial masih membayangi.

Gangguan pasokan sebelumnya

meningkat setelah Iran nyaris menutup Selat Hormuz menyusul pecahnya perang.

Jalur tersebut merupakan salah satu rute energi paling penting dunia karena

Jalur tersebut merupakan salah satu rute energi paling penting dunia karena

sebelum konflik sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair internasional

melewatinya. Konflik kemudian meluas ke kawasan lain, termasuk Yaman, tempat

kelompok Houthi yang didukung Iran dan pasukan pemerintah yang bersekutu dengan

kelompok Houthi yang didukung Iran dan pasukan pemerintah yang bersekutu dengan

Arab Saudi memperebutkan pengaruh di sekitar Selat Bab el-Mandeb.

Meredanya kekhawatiran pasokan

juga didukung komitmen negara-negara Kelompok Tujuh (G7) untuk melepas cadangan

juga didukung komitmen negara-negara Kelompok Tujuh (G7) untuk melepas cadangan

energi darurat. Kombinasi peningkatan aliran minyak dari Teluk dan tambahan

pasokan tersebut membuat harga Brent bergerak turun ke sekitar $99,50 per

Bagi emas, pelemahan harga minyak

merupakan kondisi pasar positif karena tekanan energi yang lebih rendah dapat membantu

menekan risiko inflasi. Jika kekhawatiran inflasi mereda, kebutuhan bank

sentral untuk mengambil kebijakan moneter yang lebih agresif juga berpotensi

sentral untuk mengambil kebijakan moneter yang lebih agresif juga berpotensi

berkurang. Kondisi tersebut memberikan ruang bagi emas untuk kembali

mendapatkan dukungan setelah sejak lama menghadapi tekanan dari ekspektasi suku

bunga yang lebih tinggi.(mrv)*

Source : Newsmaker.ida

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

By IT EF