Friday, 30 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Minyak Menguat, Ketidakpastian Pasokan Global Masih Tinggi

Minyak Menguat, Ketidakpastian Pasokan Global Masih Tinggi
Minyak Menguat, Ketidakpastian Pasokan Global Masih Tinggi

🏠 Beranda › Berita › minyak Menguat, Ketidakpastian Pasokan G…

📅 2026-09-15   🕐   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga minyak menguat pada perdagangan Selasa (15/9), dengan Brent berada di sekitar US$106,67 per barel dan WTI di US$102,55 per barel. Kenaikan ini terjadi setelah awal pekan yang bergejolak, ketika investor masih mencermati tingginya ancaman kepada pasokan energi global.

Fokus utama market berbunyi pada pipa East-West Arab Saudi yang masih tertutup setelah serangan drone. Jalur ini merupakan rute alternatif penting untuk menghindari Selat Hormuz, sehingga penutupan yang berkepanjangan dapat memperbesar risiko gangguan ekspor minyak dari kawasan Teluk.

Upaya diplomasi juga belum memberikan kepastian. Pertemuan antara Iran dan negara-negara Teluk Arab yang membahas situasi di Hormuz tiba-tiba tertunda, membuat market kembali meragukan peluang deeskalasi dalam waktu dekat.

Iran juga mengklaim sebuah supertanker yang mencoba masuk ke area terbatas di Hormuz meledak setelah menabrak ranjau. Pada saat yang sama, Teheran menegaskan tidak akan membuka pembicaraan dengan Amerika Serikat sebelum tuntutannya dipenuhi.

Dari Eropa Timur, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan Ukraina siap menghentikan serangan kepada target energi Rusia jika Moskow melakukan hal serupa. Pernyataan ini berbeda dengan klaim Presiden AS Donald Trump yang menyebut Rusia dan Ukraina sudah sepakat untuk menghentikan serangan terhadap fasilitas energi masing-masing.

Tinjauan Newsmaker: Kenaikan Brent ke US$106,67 dan WTI ke US$102,55 menjelaskan bursa masih memasukkan premi risiko besar pada harga minyak. Selama pipa East-West Saudi belum kembali beroperasi, diplomasi Hormuz tertunda, dan ketegangan Iran-AS belum mereda, harga minyak berpotensi tetap bertahan tinggi. Namun, jika muncul sinyal nyata deeskalasi dari Timur Tengah atau Rusia-Ukraina, aksi profit Taking bisa menekan harga dari level tinggi. (asd)

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📰 Sumber asli: Newsmaker.id

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures
📖 Baca juga: Kalkulator Emas • Glossarium Trading

Sumber

Artikel ini mengutip laporan Newsmaker.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.