Emas Bertahan di $4.300, Lonjakan Minyak Perkuat Peluang Fed Hike

🏠 Beranda Berita emas Bertahan di $4.300, Lonjakan Minyak…

Gold

Emas Bertahan di $4.300, Lonjakan Minyak Perkuat Peluang Fed Hike

📅 2026-09-15   🕐 09:41   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga emas bergerak relatif

stabil pada perdagangan Selasa setelah mengalami penurunan lebih dari 1% pada

sesi sejak awal. XAU/USD bertahan di sekitar $4.300 per troy ounce, ketika

gangguan pasokan minyak Timur Tengah meningkatkan kekhawatiran inflasi

gangguan pasokan minyak Timur Tengah meningkatkan kekhawatiran inflasi

sekaligus memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Pada pukul 22.06 ET atau 02.06

GMT, harga spot emas naik 0,2% merupakan $4.306,86 per troy ounce

GMT, harga spot emas naik 0,2% merupakan $4.306,86 per troy ounce. Sementara itu,

kontrak berjangka emas mengalami penurunan tipis ke $4.346,65. Perak naik 0,3% merupakan $63,42,

sedangkan platinum relatif stabil di $1.764,36 per troy ounce.

Tekanan terhadap emas masih

datang dari kombinasi kenaikan harga minyak, tingginya yield Treasury AS, dan

penguatan dolar. Indeks Dolar AS mencapai naik ke 99,60, membuat emas merupakan

relatif lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain

relatif lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain.

Emas sejak awal turun lebih dari

1% pada Senin hingga menyentuh level terendah dalam lima pekan. Investor

kembali menilai dampak lonjakan biaya energi kepada inflasi AS dan

kembali menilai dampak lonjakan biaya energi kepada inflasi AS dan

kemungkinan respons kebijakan moneter The Fed.

Market kini memperkirakan peluang

sekitar 92% bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada pertemuan

sekitar 92% bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada pertemuan

pekan ini. Kenaikan harga energi dinilai dapat mempertahankan tekanan inflasi,

sehingga memberikan alasan tambahan bagi bank sentral AS untuk memperketat

Suku bunga yang lebih tinggi

umumnya merupakan tekanan bagi emas karena logam mulia tidak memberikan imbal

hasil. Ketika yield obligasi meningkat, komoditas berbunga merupakan lebih menarik dan

dapat mengurangi minat jangka pendek kepada bullion, meskipun permintaan

dapat mengurangi minat jangka pendek kepada bullion, meskipun permintaan

investor untuk emas dalam jangka panjang masih memberikan dukungan.

Tekanan inflasi terbaru juga

berasal dari peringkat minyak setelah Arab Saudi menutup jalur pipa East-West

berasal dari peringkat minyak setelah Arab Saudi menutup jalur pipa East-West

menyusul serangkaian serangan pada pekan lalu. Jalur tersebut sejak lama

merupakan rute penting untuk mengalihkan ekspor minyak dari gangguan di Selat Hormuz.

Kondisi ini membuat jutaan barel pasokan harian berisiko terganggu dan menjaga

Kondisi ini membuat jutaan barel pasokan harian berisiko terganggu dan menjaga

harga energi tetap tinggi menjelang keputusan The Fed.(mrv)*

Sumber : Newsmaker.id

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📰 Sumber asli: Newsmaker.id

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

By IT EF