Friday, 30 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Emas Bangkit, Tapi The Fed Masih Jadi Ancaman

Emas Bangkit, Tapi The Fed Masih Jadi Ancaman
Emas Bangkit, Tapi The Fed Masih Jadi Ancaman

🏠 Beranda › Berita › emas Bangkit, Tapi The Fed Masih Jadi An…

📅 2026-09-12   🕐   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

Harga emas mengalami kenaikan lebih dari 1% pada perdagangan Jumat (11/9), bangkit dari tekanan tajam sesi di awal setelah investor memanfaatkan penurunan harga untuk melakukan pembelian. Spot gold naik sekitar 1,1% ke US$4.363,01 per troy ounce, meski secara mingguan masih turun sekitar 1,5%.

Pemulihan tersebut menyiratkan bahwa emas mulai menemukan dasar jangka pendek setelah koreksi beberapa hari terakhir. Kontrak emas berjangka AS ditutup hampir tidak berubah di sekitar US$4.408,90 per troy ounce, setelah pada Kamis harga spot sempat tertekan hampir 2% menyusul rilis data PPI AS.

Data Consumer Price Index AS menyiratkan inflasi headline naik 0,4% secara bulanan pada Agustus, setelah hanya meningkat 0,1% pada Juli. Hasil tersebut semakin memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada pertemuan pekan depan.

Bursa kini memperkirakan peluang sekitar 87% untuk kenaikan suku bunga The Fed

Bursa kini memperkirakan peluang sekitar 87% untuk kenaikan suku bunga The Fed, meningkat tajam dari sekitar 67% sebelum rilis data inflasi. Secara teori, ekspektasi suku bunga lebih tinggi merupakan tekanan bagi emas karena meningkatkan opportunity cost memegang komoditi tanpa imbal hasil.

Namun, aksi beli saat harga turun membantu meredam tekanan. Di sisi lain, harga minyak memang terkoreksi, tetapi masih berada di jalur mencatat kenaikan mingguan kuat. Risiko inflasi energi tetap tinggi dan menjaga permintaan kepada emas sebagai lindung nilai.

Logam mulia lainnya ikut mengalami kenaikan. Silver naik 1,6% ke US$64,54 per troy ounce, platinum bertambah sekitar 1% ke US$1.792,11, sementara palladium melonjak 2,1% merupakan US$1.308,63. Meski begitu, seluruhnya masih menuju pelemahan mingguan.

Analisa Newsmaker: rebound Gold menyiratkan mulai munculnya minat beli kuat setelah koreksi tajam. Namun, peluang hike The Fed yang sudah mencapai 87% masih merupakan risiko utama. Selama emas mampu mempertahankan area dasar terbaru, peluang pemulihan tetap terbuka, tetapi penguatan yield dan dolar dapat kembali membatasi kenaikan.

Disclaimer: artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📰 Sumber asli: Newsmaker.id

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures
📖 Baca juga: Kalkulator Emas • Glossarium Trading

Sumber

Artikel ini mengutip laporan Newsmaker.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.