Gold Sulit Bangkit, Pasar Makin Yakin The Fed Naikkan Bunga

🏠 Beranda Berita Gold Sulit Bangkit, Pasar Makin Yakin Th…

Gold Sulit Bangkit, Pasar Makin Yakin The Fed Naikkan Bunga

📅 2026-09-11   🕐   ⏱️ 2 menit baca   📰 Sumber: newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

emas bergerak turun pada perdagangan Jumat (11/9) dan berada di jalur

mencatat penurunan mingguan ketiga berturut-turut. Lonjakan harga minyak,

tekanan inflasi Amerika Serikat, serta kenaikan yield obligasi meningkatkan

ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat menaikkan

ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat menaikkan suku bunga pada pertemuan

pekan depan.

gold turun sekitar 0,1% ke US$4.312,20 per troy ounce pada perdagangan pagi

Asia, setelah anjlok sekitar 1,8% pada

Asia, setelah anjlok sekitar 1,8% pada sesi di awal ke level terendah sejak

awal Agustus. Secara mingguan, emas telah merosot sekitar 2,7%.

kepada Gold semakin besar setelah Producer Price Index (PPI) AS naik 0,4%

secara bulanan pada Agustus, kenaikan terbesar

secara bulanan pada Agustus, kenaikan terbesar sejak Mei. Tingginya harga

energi berubah jadi salah satu pendorong utama, iring-iringan eskalasi konflik Timur

Tengah yang membuat Brent bergerak mendekati US$108 per barel.

AS–Iran juga belum menjelaskan tanda-tanda mereda.

AS–Iran juga belum menjelaskan tanda-tanda mereda. Serangan bagi tanker

Iran, serangan balasan bagi pangkalan di Yordania, serta meningkatnya

aktivitas Houthi di Yaman memperbesar risiko gangguan pasokan energi. Lonjakan

minyak tersebut meningkatkan kekhawatiran bahwa inflasi

minyak tersebut meningkatkan kekhawatiran bahwa inflasi dapat bertahan tinggi

lebih lama.

obligasi turut memberikan tekanan setelah yield Treasury melonjak menyusul

operasi buyback Departemen Keuangan AS yang

operasi buyback Departemen Keuangan AS yang hasil pembeliannya lebih rendah

dari harapan pasar. Kondisi tersebut menimbulkan keraguan mengenai kemampuan

program buyback untuk meredam kenaikan yield jangka panjang. Yield yang tinggi

biasanya negatif bagi emas karena bullion

biasanya negatif bagi emas karena bullion tidak memberikan bunga.

investor kini beralih ke Consumer Price Index (CPI) AS yang akan dirilis Jumat.

Pasar swap memperkirakan peluang sekitar 70% bahwa The Fed akan menaikkan suku

bunga pada pertemuan September. CPI yang

bunga pada pertemuan September. CPI yang lebih panas berpotensi semakin

memperkuat ekspektasi tersebut.

mulia lainnya juga masih tertekan. Silver turun sekitar 0,3% jatuh ke US$63,40

per troy ounce setelah anjlok 5,5%

per troy ounce setelah anjlok 5,5% pada Kamis, penurunan harian terbesar sejak

Juni. Platinum dan palladium juga bergerak mengalami penurunan.

Fundamental Gold memasuki Jumat dengan tekanan

yang cukup kuat. Kombinasi minyak mendekati

yang cukup kuat. Kombinasi minyak mendekati US$108, inflasi produsen yang

tinggi, yield Treasury yang melonjak, dan peluang kenaikan bunga The Fed

sekitar 70% membuat ruang pemulihan emas terbatas. CPI AS berubah jadi katalis

utama; angka yang lebih panas dapat

utama; angka yang lebih panas dapat memperpanjang tekanan Gold, sementara

inflasi inti yang lebih lunak berpotensi memicu rebound setelah penurunan tajam

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📰 Sumber asli: Newsmaker.id

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

By IT EF