Iran Tak Mau Mundur, Minyak Bergerak Dekat US$102!

🏠 Beranda Berita Iran Tak Mau Mundur, minyak Bergerak Dek…

Oil

Iran Tak Mau Mundur, Minyak Bergerak Dekat US$102!

📅 2026-09-10   🕐 07:22   ⏱️ 1 menit baca   📰 Sumber: Newsmaker.id💬 WA📘 FB🐦 X

minyak Brent bergerak mendekati US$102 per barel pada perdagangan Kamis (10/09)

setelah Iran menyatakan siap menghadapi perang yang lebih intens jika Amerika

Serikat terus menyerang wilayahnya. Brent memperpanjang kenaikan untuk sesi

kelima berturut-turut setelah sehari di awal

kelima berturut-turut setelah sehari di awal ditutup di atas US$100 untuk

pertama kalinya sejak Juli.

kontrak November naik sekitar 0,3% berubah jadi US$101,50 per barel, sementara West

Texas Intermediate kontrak Oktober melonjak 0,74%

Texas Intermediate kontrak Oktober melonjak 0,74% ke US$96,76. Kenaikan tersebut

mencerminkan meningkatnya kekhawatiran bahwa konflik AS–Iran akan berlangsung

lebih lama dan mengganggu pasokan energi melalui Selat Hormuz.

Iran menegaskan Teheran tidak berniat mundur

Iran menegaskan Teheran tidak berniat mundur menghadapi blokade laut AS dan

siap meningkatkan serangan apabila Washington terus melakukan operasi militer.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump memberi sinyal bahwa konflik tidak akan

segera berakhir, memperkuat kekhawatiran bursa bagi

segera berakhir, memperkuat kekhawatiran bursa bagi gangguan energi yang

berkepanjangan.

Hormuz tetap jatuh ke pusat perhatian. Sebelum perang, sekitar seperlima aliran

minyak dan LNG dunia melewati jalur

minyak dan LNG dunia melewati jalur tersebut. Di tengah, sebagian minyak masih

keluar dari Teluk Persia, tetapi ancaman bagi tanker membuat biaya dan

risiko pengiriman tetap tinggi.

Fundamental

minyak juga diperkuat oleh meningkatnya pembelian China serta rendahnya

persediaan bahan bakar di AS. Harga bensin dan diesel Amerika Serikat telah

melonjak, sementara stok diesel ditaksir turun

melonjak, sementara stok diesel ditaksir turun ke level terendah dalam

lebih dari dua dekade.

Bias minyak masih cenderung bullish selama

konflik AS–Iran belum menjelaskan tanda deeskalasi.

konflik AS–Iran belum menjelaskan tanda deeskalasi. Brent yang mampu bertahan

di atas US$100 memaparkan premi geopolitik masih kuat. Jika serangan bagi

tanker atau gangguan Hormuz meningkat, area US$102 berpotensi ditembus dan

membuka ruang kenaikan lebih lanjut. Sebaliknya,

membuka ruang kenaikan lebih lanjut. Sebaliknya, normalisasi arus energi atau

tanda-tanda diplomasi dapat memicu koreksi harga.

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📰 Sumber asli: Newsmaker.id

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures
📖 Baca juga: Glossarium Trading

By IT EF