Minyak Anjlok, Ekspektasi BoE Mulai Surut

📅 2026-08-27
🕐 08:00
📰 Sumber: Newsmaker.id

Investor

mulai mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of England (BoE) sepanjang

sisa 2026 setelah harga minyak kembali turun tajam. Meredanya tekanan energi

membuat kekhawatiran bagi inflasi Inggris sedikit

membuat kekhawatiran bagi inflasi Inggris sedikit berkurang dan mengurangi

kebutuhan bank sentral untuk mengetatkan kebijakan secara agresif.

Harga

Brent turun sekitar 2,9% ke US$86,03

Brent turun sekitar 2,9% ke US$86,03 per barel, memperpanjang koreksi setelah

Iran dan Oman membahas upaya membuka kembali pelayaran melalui Selat Hormuz.

Kemajuan diplomatik tersebut meningkatkan harapan bahwa aliran energi dari

kawasan Teluk dapat kembali lebih lancar.

Penurunan

minyak merupakan faktor penting bagi Inggris karena harga energi memiliki

pengaruh besar kepada inflasi rumah tangga

pengaruh besar kepada inflasi rumah tangga dan biaya produksi. Jika harga

minyak terus mengalami penurunan, tekanan harga dari sektor transportasi dan energi

berpotensi menurun dalam beberapa bulan ke depan.

Pasar

uang kini memperhitungkan total sekitar 23 basis poin kenaikan suku bunga BoE

hingga akhir tahun, turun sekitar 2 basis poin dibandingkan pricing pada

Selasa. Artinya, bursa masih melihat peluang

Selasa. Artinya, bursa masih melihat peluang kenaikan suku bunga, tetapi

keyakinan kepada langkah tersebut sedikit berkurang.

Perubahan

ekspektasi tersebut juga jatuh ke perhatian

ekspektasi tersebut juga jatuh ke perhatian peringkat pound sterling. Ekspektasi

suku bunga tinggi sejak lama merupakan salah satu faktor yang menopang sterling,

sehingga semakin besarnya peluang BoE mempertahankan suku bunga dapat membatasi

momentum penguatan mata uang Inggris.

Analisis

Newsmaker : turunnya Brent dan meningkatnya

peluang pembukaan kembali Hormuz memberikan sinyal

peluang pembukaan kembali Hormuz memberikan sinyal positif bagi prospek inflasi

Inggris. Jika harga energi terus merosot, market berpotensi semakin memangkas

ekspektasi kenaikan suku bunga BoE. Kondisi ini dapat merupakan kondisi pasar negatif

bagi pound, meskipun arah GBP tetap

bagi pound, meskipun arah GBP tetap sangat bergantung pada data inflasi dan

ekonomi Inggris berikutnya.(yds)

Sumber:

Newsmaker.id

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

By IT EF