Minyak Anjlok, Ekspektasi BoE Mulai Surut
Investor
mulai mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of England (BoE) sepanjang
sisa 2026 setelah harga minyak kembali turun tajam. Meredanya tekanan energi
membuat kekhawatiran bagi inflasi Inggris sedikit
membuat kekhawatiran bagi inflasi Inggris sedikit berkurang dan mengurangi
kebutuhan bank sentral untuk mengetatkan kebijakan secara agresif.
Harga
Brent turun sekitar 2,9% ke US$86,03
Brent turun sekitar 2,9% ke US$86,03 per barel, memperpanjang koreksi setelah
Iran dan Oman membahas upaya membuka kembali pelayaran melalui Selat Hormuz.
Kemajuan diplomatik tersebut meningkatkan harapan bahwa aliran energi dari
kawasan Teluk dapat kembali lebih lancar.
Penurunan
minyak merupakan faktor penting bagi Inggris karena harga energi memiliki
pengaruh besar kepada inflasi rumah tangga
pengaruh besar kepada inflasi rumah tangga dan biaya produksi. Jika harga
minyak terus mengalami penurunan, tekanan harga dari sektor transportasi dan energi
berpotensi menurun dalam beberapa bulan ke depan.
Pasar
uang kini memperhitungkan total sekitar 23 basis poin kenaikan suku bunga BoE
hingga akhir tahun, turun sekitar 2 basis poin dibandingkan pricing pada
Selasa. Artinya, bursa masih melihat peluang
Selasa. Artinya, bursa masih melihat peluang kenaikan suku bunga, tetapi
keyakinan kepada langkah tersebut sedikit berkurang.
Perubahan
ekspektasi tersebut juga jatuh ke perhatian
ekspektasi tersebut juga jatuh ke perhatian peringkat pound sterling. Ekspektasi
suku bunga tinggi sejak lama merupakan salah satu faktor yang menopang sterling,
sehingga semakin besarnya peluang BoE mempertahankan suku bunga dapat membatasi
momentum penguatan mata uang Inggris.
Analisis
Newsmaker : turunnya Brent dan meningkatnya
peluang pembukaan kembali Hormuz memberikan sinyal
peluang pembukaan kembali Hormuz memberikan sinyal positif bagi prospek inflasi
Inggris. Jika harga energi terus merosot, market berpotensi semakin memangkas
ekspektasi kenaikan suku bunga BoE. Kondisi ini dapat merupakan kondisi pasar negatif
bagi pound, meskipun arah GBP tetap
bagi pound, meskipun arah GBP tetap sangat bergantung pada data inflasi dan
ekonomi Inggris berikutnya.(yds)
Sumber:
Newsmaker.id
📈 Mulai Trading Sekarang
Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.
