GOLD

Harga Emas Dekat Level Tertinggi Tiga Bulan, Debasement Trade Kembali Jadi Sorotan

📅 2026-08-24
🕐 08:18
📰 Sumber: newsmaker.id

Harga emas bergerak dekat level tertinggi tiga bulan pada perdagangan Asia, Senin (24/8), setelah intervensi agresif Departemen Keuangan Amerika Serikat di peringkat obligasi kembali memicu kekhawatiran kepada pelemahan dolar AS. Kondisi ini mendorong investor mencari instrumen alternatif di luar greenback.

Bullion naik hingga 0,5% ke atas US$4.620 per troy ounce, melanjutkan kenaikan mingguan ketiga secara beruntun. Pada pekan sejak awal, emas melesat lebih dari 5% setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan peningkatan mengejutkan dalam program pembelian kembali obligasi pemerintah tenor panjang.

Langkah buyback tersebut menekan imbal hasil Treasury dan dolar AS, sehingga menjadi katalis positif bagi emas. Dolar yang lebih lemah biasanya mendukung Commodity Trading yang dihargakan dalam mata uang tersebut, karena membuatnya lebih murah bagi pemegang mata uang lain.

Upaya pemerintah AS untuk mengendalikan biaya

Upaya pemerintah AS untuk mengendalikan biaya pinjaman melalui intervensi langsung juga memunculkan kembali kekhawatiran terhadap kepercayaan peringkat pada dolar. Situasi ini menghidupkan lagi tema debasement trade, yaitu strategi investor mencari perlindungan dari potensi penurunan nilai mata uang dan risiko utang pemerintah.

Tema debasement sejak lama ikut mendorong reli emas sebesar 65% pada 2025. Kini, kekhawatiran serupa kembali muncul setelah Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan siap memperbesar buyback obligasi yang biayanya lebih mahal, sekaligus menyiapkan inisiatif fiskal untuk menghadapi biaya pinjaman tertinggi dalam beberapa tahun.

kondisi pasar bullish emas juga diperkuat oleh pernyataan pendiri Bridgewater Associates, Ray Dalio. Dalam unggahan LinkedIn pada Jumat, Dalio menyarankan investor mengurangi kepemilikan obligasi dan menempatkan hingga 15% dana mereka di emas untuk melindungi portofolio dari risiko krisis utang AS.

Pada perdagangan terbaru, emas naik 0,4%

Pada perdagangan terbaru, emas naik 0,4% ke US$4.619,17 per troy ounce pada pukul 07.53 waktu Singapura, setelah melonjak 1,9% pada Jumat. Silver juga naik 0,4% ke US$69,29 per ounce, sementara platinum dan palladium bergerak relatif stabil.

ulasan Newsmaker: Penguatan emas di tengah menunjukkan pasar kembali sensitif kepada isu kepercayaan pada dolar AS dan risiko fiskal Amerika. Selama yield Treasury dan dolar masih tertekan oleh program buyback, XAU/USD berpeluang mempertahankan momentum positif di area atas. Level US$4.600 kini merupakan area penting yang perlu dijaga; jika bertahan, emas berpotensi menguji area US$4.650–US$4.700. Namun, jika dolar AS rebound atau pasar mulai menilai kebijakan Treasury sudah priced in, aksi profit taking tetap bisa muncul setelah reli tajam pekan lalu. (asd)*

Sumber: Newsmaker.id

Disclaimer: Artikel ini dikutip dari sumber berita untuk tujuan informasi. Segala keputusan investasi harus berdasarkan pertimbangan matang dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang kompeten.

📰 Sumber asli: Newsmaker.id

📈 Mulai Trading Sekarang

Bergabung dengan PT Bestprofit Futures — broker resmi Bappebti untuk perdagangan berjangka komoditi.

📰 Artikel bersumber dari sumber berita terpercaya • Diterbitkan oleh PT Bestprofit Futures

By IT EF