Analisis Dolar Menguat, Euro Tertekan oleh Lonjakan Yield AS - Data Pasar 2026-07-24

Dolar Menguat, Euro Tertekan oleh Lonjakan Yield AS

Dolar AS menguat pada perdagangan Jumat (24/7) dan mendorong euro bergerak lebih rendah. Indeks Dolar AS bertahan di dekat level tertinggi dalam tiga pekan.
Penguatan Dolar didorong kenaikan imbal hasil Obligasi Pemerintah AS dan lonjakan harga Minyak. Imbal hasil Treasury tenor 10 tahun menembus 4,7%, sedangkan tenor 30 tahun bertahan di atas 5%.
EUR/USD melemah setelah Dolar melanjutkan kenaikan pascapertemuan Bank Sentral Eropa. ECB mempertahankan suku bunga acuannya dan tetap menggunakan pendekatan berdasarkan perkembangan data pada setiap pertemuan.
Perbedaan ekspektasi kebijakan moneter antara Amerika Serikat dan Eropa semakin melebar. Pasar swap kini memperkirakan The Fed hampir pasti menaikkan suku bunga pada pertemuan September untuk meredam tekanan Kebijakan Inflasi.
Tekanan inflasi juga meningkat setelah Tarif baru Presiden Donald Trump mulai berlaku. Amerika Serikat mengenakan Tarif sebesar 10% hingga 12,5% terhadap impor dari 60 mitra dagang, sementara Minyak Brent bertahan di atas US$100 per barel akibat gangguan jalur pelayaran di Laut Merah dan Teluk Persia.
Selama imbal hasil Obligasi, harga energi, dan ekspektasi kenaikan suku bunga tetap tinggi, Dolar berpotensi mempertahankan penguatannya. Pasar selanjutnya akan mencermati pertemuan The Fed, Bank of Japan, Politbiro China, serta data PMI manufaktur China.(arl)
Sumber: newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

By IT EF