Analisis Dolar AS Rebound, Data Ekonomi Tahan Tekanan Pasar - Data Pasar 2026-07-16

Dolar AS Rebound, Data Ekonomi Tahan Tekanan Pasar

indeks Dolar AS menguat ke level 100,6 pada perdagangan Kamis, setelah melemah dalam dua sesi sebelumnya. Penguatan ini terjadi karena investor mencermati data ekonomi terbaru yang masih menunjukkan daya tahan ekonomi Amerika Serikat.
Data penjualan ritel AS naik sesuai ekspektasi Pasar. Penurunan harga bensin memang menekan penerimaan di SPBU, tetapi penjualan di dealer kendaraan bermotor dan ritel non-toko tercatat tetap solid.
Sementara itu, klaim awal pengangguran turun ke level terendah dalam dua bulan, yaitu 208.000. Data ini memberi sinyal bahwa Pasar tenaga kerja AS masih cukup kuat, meskipun sebelumnya ada kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi.
Pasar juga tetap memantau perkembangan konflik di Timur Tengah. Harga Minyak masih bergerak dekat level tertinggi satu bulan setelah Amerika Serikat meningkatkan serangan terhadap Iran. Kondisi ini membuat risiko inflasi energi tetap menjadi perhatian investor.
Dari sisi dampak market, Dolar AS berpotensi tetap mendapat dukungan jika data ekonomi AS terus solid dan peluang kenaikan Rate Moneter The Fed bertahan. Saat ini, Pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga bulan ini sekitar 12%, sementara peluang kenaikan pada September berada di kisaran 56%. Greenback juga bergerak lebih kuat terhadap poundsterling dan euro, sementara harga Minyak yang tinggi masih bisa menjaga volatilitas di Pasar global. (asd)
Sumber: newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan Portofolio Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

By IT EF