Friday, 23 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Dolar AS Melemah, Risiko Inflasi Mereda

Dolar AS Melemah, Risiko Inflasi Mereda

Analisis Dolar AS Melemah, Risiko Inflasi Mereda - Data Pasar 2026-06-29

Indeks Dolar Amerika Serikat melemah ke level 101,2 setelah sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi 14 bulan di 101,8 pada 24 Juni. Pelemahan ini terjadi karena risiko inflasi mulai mereda, sehingga Pasar mengurangi ekspektasi terhadap besarnya kenaikan suku bunga Federal Reserve.
Sentimen Pasar membaik setelah Amerika Serikat dan Iran dijadwalkan melanjutkan pembicaraan damai. Kedua negara sebelumnya sepakat menghentikan serangan terbaru, sehingga membuka peluang stabilisasi situasi di kawasan Teluk Persia.
Meredanya ketegangan juga membuat arus kapal tanker dari Teluk Persia kembali meningkat. Kondisi ini membantu menekan harga Energi Fosil mentah agar kembali mendekati level sebelum perang. Jika harga energi terus turun, tekanan inflasi global berpotensi ikut mereda.
Sebelumnya, kenaikan biaya energi menjadi salah satu alasan beberapa pejabat FOMC memperkirakan adanya kenaikan suku bunga tambahan tahun ini. Namun, tanda-tanda penurunan inflasi inti membuat Pasar mulai menilai bahwa ruang kenaikan suku bunga The Fed bisa lebih terbatas.
Meski melemah, Dolar AS masih mendapat dukungan dari Pasar tenaga kerja yang kuat. Investor kini menunggu laporan pekerjaan Amerika Serikat pekan ini untuk melihat apakah ekonomi AS masih cukup solid. Di sisi lain, kebijakan moneter ketat juga masih menjadi perhatian karena bank sentral besar lainnya, termasuk ECB dan Bank of Japan, tetap berupaya menahan laju inflasi melalui kenaikan suku bunga.(gn)
Sumber: newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Panduan & Informasi Resmi

Sumber

Artikel ini mengutip laporan newsmaker.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.