Analisis Brent dan WTI Melonjak di Tengah Skeptisisme Damai - Data Pasar 2026-05-22

Brent dan WTI Melonjak di Tengah Skeptisisme Damai

Harga Minyak menguat pada Jumat (22/5) seiring investor meragukan terobosan dalam negosiasi damai AS-Iran, meski tren mingguan masih menunjukkan penurunan. Brent naik $3,3 (3,2%) menjadi $105,88 per barel, sedangkan WTI naik $2,53 (2,6%) ke $98,88.
Secara mingguan, Brent turun lebih dari 3% dan WTI sekitar 6%, dipengaruhi fluktuasi harga terkait ekspektasi kesepakatan damai. Sumber senior Iran mengatakan kesenjangan dengan AS telah menyempit, dan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyebut ada “tanda positif,” namun perbedaan tetap ada terkait stok uranium Iran dan kendali Selat Hormuz.
Enam minggu setelah gencatan senjata rapuh, upaya mengakhiri perang menunjukkan sedikit kemajuan. Gangguan pasokan Minyak yang tinggi memicu kekhawatiran inflasi dan prospek ekonomi global. Sebelum konflik, sekitar 20% pasokan energi global melewati Selat Hormuz, yang kini menghilangkan 14 juta barel per hari dari Pasar, termasuk ekspor Saudi, Irak, UEA, dan Kuwait.
Kepala perusahaan Minyak negara ADNOC menyatakan aliran penuh melalui Selat Hormuz baru akan kembali pada kuartal pertama atau kedua 2027, meski konflik berakhir sekarang. Ekspor bahan bakar olahan China untuk Juni diperkirakan naik tipis dari Mei menjadi sekitar 550.000 ton metrik, untuk menjaga kebutuhan domestik.
Sumber juga menyebut tujuh negara produsen utama OPEC+ kemungkinan akan menyetujui kenaikan output moderat pada pertemuan 7 Juni, meski pengiriman beberapa negara masih terganggu akibat perang di Iran.
Variabel yang perlu dipantau: negosiasi AS-Iran, pasokan melalui Selat Hormuz, keputusan OPEC+, dan harga energi global. (Arl)*
Sumber : Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam Platform Trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

By IT EF