
Brent Tembus US$107 saat Negosiasi Damai, Begini Kata Para Petinggi!
Harga Minyak menguat pada Senin pagi (27/04) setelah rencana putaran kedua negosiasi damai antara AS dan Iran kembali gagal terbentuk. Hal ini memudarkan harapan pemulihan arus energi melalui Selat Hormuz dalam waktu dekat.
Kontrak Brent pada pengiriman Juni tercatat naik 2,4% ke US$107,88 per barel pada 05:04 a.m. ET, sementara WTI pengiriman Juni bertambah 2,2% ke US$96,48. Ketegangan di sekitar chokepoint energi itu juga meningkat setelah laporan menyebut Garda Revolusi Iran menaiki dua kapal kargo di dekat Selat Hormuz.
ING menilai reli dipicu oleh runtuhnya upaya menghidupkan kembali pembicaraan damai, yang menghapus ekspektasi kelancaran kembali aliran energi. Menurut bank tersebut, minimnya kemajuan membuat Pasar “semakin ketat” dari hari ke hari, sehingga harga perlu menyesuaikan ke level yang lebih tinggi.
Di sisi lain, Axios melaporkan Iran menawarkan proposal baru kepada AS untuk membuka kembali Hormuz dan mengakhiri perang, sambil mengusulkan agar pembahasan nuklir ditunda. Namun ketidakpastian tetap tinggi karena sinyal politik dari kedua pihak belum menunjukkan jalur negosiasi yang jelas.
Lebih lanjut, Presiden AS Donald Trump pada Sabtu membatalkan rencana pengiriman utusan Steve Witkoff dan Jared Kushner ke Islamabad, Pakistan, untuk negosiasi. Di sisi lain Teheran juga menyatakan tidak ada pertemuan yang direncanakan.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi mengungkapkan memang sempat mengunjungi Islamabad pada akhir pekan, tetapi hanya bertemu pejabat Pakistan sebelum kembali. Dirinya juga menegaskan bahwa fokus Pasar kini tertuju pada perkembangan di Hormuz dan setiap indikasi konkret terkait pembukaan kembali jalur energi. (gn)*
Sumber: Newsmaker.id
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
Analisis Teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.
