Analisis Perak Rebound, Pasar Masih Waspada Hormuz - Data Pasar 2026-04-23

Perak Rebound, Pasar Masih Waspada Hormuz

Perak menguat pada perdagangan Rabu (22/4), mencoba pulih dari pelemahan sebelumnya ketika Pasar kembali menimbang risiko geopolitik Timur Tengah meski AS memperpanjang gencatan senjata dengan Iran.
XAG/USD terakhir berada di kisaran US$77,9 per ons (sekitar +1,6% dari penutupan sebelumnya), terbantu Dolar yang tidak terlalu kuat, namun kenaikannya tetap tertahan karena blokade pelabuhan Iran masih berjalan dan tensi Selat Hormuz belum benar-benar mereda. Di saat yang sama, Minyak kembali menguat setelah koreksi, menjaga kekhawatiran inflasi tetap hidup dan membatasi ruang pelonggaran BI Rate—kondisi yang biasanya menjadi beban bagi aset non-yielding seperti Perak.
Dari sisi kebijakan, komentar Kevin Warsh soal perlunya kerangka inflasi baru di The Fed memperkuat persepsi bahwa bank sentral akan berhati-hati menurunkan suku bunga. Indeks Dolar DXY berada di sekitar 98,09, sehingga Perak masih mendapat bantalan, tetapi arah berikutnya tetap sensitif terhadap headline Hormuz dan ekspektasi suku bunga.(Arl)
Sumber: Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

By IT EF