Analisis Harga Minyak Naik, Pasar Ragu Perundingan AS–Iran Cepat Pulihkan Gangguan Hormuz - Data Pasar 2026-04-17

Harga Minyak Naik, Pasar Ragu Perundingan AS–Iran Cepat Pulihkan Gangguan Hormuz

Harga Minyak menguat pada Kamis di tengah skeptisisme bahwa pembicaraan damai AS–Iran yang akan datang mampu segera menyelesaikan gangguan pasokan energi Timur Tengah akibat perang yang masih berlangsung. Brent melonjak US$4,46 atau 4,7% dan ditutup di US$99,39 per barel, sementara WTI naik US$3,40 atau 3,7% dan menetap di US$94,69 per barel.
Konflik AS–Israel dengan Iran disebut menjadi gangguan terbesar sepanjang sejarah terhadap pasokan Minyak dan gas global, terutama karena Iran menghambat lalu lintas melalui Selat Hormuz—jalur yang biasanya membawa sekitar 20% arus Minyak dan LNG dunia. Setiap hari ketika arus pelayaran masih efektif tertutup membuat konsumen Minyak global menguras persediaan, sehingga Pasar fisik makin ketat.
Analis PVM John Evans mengatakan Pasar masih meragukan penyelesaian cepat konflik, menilai selalu ada judul berita yang diimbangi risiko tandingan. Dua sumber Iran mengatakan kepada Reuters bahwa negosiator AS dan Iran menurunkan ekspektasi dari kesepakatan damai komprehensif dan lebih fokus pada memorandum sementara untuk mencegah konflik kembali memanas.
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump kembali menyatakan AS “sangat dekat” dengan kesepakatan dengan Iran, namun pernyataannya nyaris tidak menggerakkan harga Minyak. Pasar juga tidak banyak bereaksi terhadap pengumuman Trump tentang gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Lebanon yang dimulai Kamis.
Gangguan pasokan disebut mulai membebani persediaan global, terutama untuk avtur di sebagian Asia dan Afrika. ING memperkirakan sekitar 13 juta barel per hari aliran Minyak terganggu akibat penutupan Selat Hormuz. Dari AS, data Pemerintah menunjukkan stok Minyak mentah turun 913.000 barel pekan lalu, berlawanan dengan perkiraan Pasar yang memproyeksikan kenaikan 154.000 barel. Persediaan bensin dan distilat juga turun seiring ekspor AS meningkat karena negara-negara mencari pasokan pengganti dari Timur Tengah.
Scott Shelton dari TP ICAP menilai meski saat ini tidak ada serangan baru, jumlah kapal yang berhasil melintas Selat Hormuz belum membaik dibanding sebelum blokade AS, sehingga mendorong penarikan stok global yang kini mulai terlihat pada data persediaan AS.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id

Analisis Komprehensif Pasar Minyak

Pasar Minyak dunia mengalami dinamika yang kompleks dipengaruhi faktor supply-demand, geopolitik, dan kebijakan energi global.

Faktor Penentu Harga Minyak

  • Kebijakan OPEC+: Kuota produksi dari kartel Minyak mempengaruhi supply global.
  • Data Inventori AS: Laporan mingguan EIA menjadi indikator penting demand.
  • Tensi Timur Tengah: Stabilitas kawasan produsen Minyak utama.
  • Permintaan Global: Pemulihan ekonomi pasca-pandemic mempengaruhi konsumsi.

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan Portofolio Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

By IT EF