Thursday, 22 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Minyak Mereda usai Trump Tunda Serangan ke Pembangkit Listrik Iran

Minyak Mereda usai Trump Tunda Serangan ke Pembangkit Listrik Iran

Analisis Minyak Mereda usai Trump Tunda Serangan ke Pembangkit Listrik Iran - Data Pasar 2026-03-23

Harga Minyak jatuh tajam pada Senin (23/3) setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan akan menunda selama lima hari rencana serangan militer terhadap pembangkit listrik Iran, menyusul apa yang ia sebut sebagai pembicaraan “konstruktif”. Pernyataan ini muncul hanya beberapa jam sebelum tenggat waktu yang sebelumnya berisiko memicu eskalasi baru, ketika konflik memasuki pekan keempat.
Kontrak berjangka Brent turun sekitar 9,72% ke $101,28 per barel pada 12:54 GMT, setelah sempat merosot hingga 14,5% ke level terendah sesi di $96. Sementara itu, WTI melemah hampir 8,9% ke $89,49 per barel, setelah sebelumnya sempat turun hingga 14,2% dan menyentuh $84,37.
Penurunan sempat memangkas sebagian kerugian setelah kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, melaporkan bahwa tidak ada pembicaraan yang sedang berlangsung antara AS dan Iran. Laporan tersebut membuat Pasar sedikit mengoreksi reaksi awal, namun harga Minyak tetap berada di zona merah karena volatilitas masih tinggi.
Sebelumnya pada Sabtu, Trump memperingatkan bahwa pembangkit listrik Iran akan dihancurkan jika Teheran gagal “membuka penuh” Selat Hormuz untuk semua pelayaran dalam waktu 48 jam, dengan deadline sekitar 7:44 p.m. EDT (23:44 GMT) pada Senin. Pernyataan itu memicu ancaman balasan dari Garda Revolusi Iran (IRGC), yang mengatakan akan menyerang pembangkit listrik Israel dan fasilitas yang memasok pangkalan AS di wilayah Teluk jika Trump benar-benar menjalankan ancamannya untuk “menghancurkan” jaringan listrik Iran.
Konflik sejauh ini sudah merusak sejumlah fasilitas energi utama di kawasan Teluk dan hampir menghentikan pelayaran melalui Selat Hormuz—jalur yang menangani sekitar 20% aliran Minyak dunia dan LNG. Kondisi ini membuat Pasar Minyak bergerak sangat “headline-driven”: satu pernyataan bisa memicu lonjakan atau kejatuhan besar dalam satu sesi.(yds)
Sumber: Newsmaker.id

Analisis Komprehensif Pasar Minyak

Pasar Minyak dunia mengalami dinamika yang kompleks dipengaruhi faktor supply-demand, geopolitik, dan kebijakan energi global.

Faktor Penentu Harga Minyak

  • Kebijakan OPEC+: Kuota produksi dari kartel Minyak mempengaruhi supply global.
  • Data Inventori AS: Laporan mingguan EIA menjadi indikator penting demand.
  • Tensi Timur Tengah: Stabilitas kawasan produsen Minyak utama.
  • Permintaan Global: Pemulihan ekonomi pasca-pandemic mempengaruhi konsumsi.

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan Strategi Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Sumber

Artikel ini mengutip laporan bestprofit-futures.co.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.