Thursday, 22 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Minyak Melonjak saat AS dan Iran Saling Lempar Ancaman

Minyak Melonjak saat AS dan Iran Saling Lempar Ancaman

Analisis Minyak Melonjak saat AS dan Iran Saling Lempar Ancaman - Data Pasar 2026-03-23

Harga Minyak melonjak pada Senin (23/3) ketika Pasar menilai ultimatum Presiden AS Donald Trump yang mendesak Iran membuka kembali Selat Hormuz untuk pelayaran.
Minyak Brent naik hingga menembus $113 per barel dan berada di jalur menuju penutupan tertinggi sejak pertengahan 2022, seiring meningkatnya kekhawatiran bahwa konflik tidak akan mereda dalam waktu dekat.
Selama akhir pekan, Trump memperingatkan akan “menghancurkan” (obliterate) pembangkit listrik utama Iran jika jalur Hormuz tidak dibuka kembali untuk kapal-kapal pengiriman hingga Senin malam. Pernyataan itu memicu lonjakan premi risiko karena Pasar melihat ancaman terhadap infrastruktur energi akan langsung berdampak pada pasokan fisik dan logistik kawasan.
Teheran membalas dengan menyatakan akan menarget aset AS dan Israel di kawasan, termasuk infrastruktur energi, teknologi informasi, dan desalinasi, jika fasilitas energinya sendiri diserang. Seorang pejabat senior Iran juga memperingatkan bahwa entitas keuangan yang membeli US Treasuries dapat dianggap sebagai “target sah,” menambah dimensi risiko yang merembet ke Pasar keuangan.
Harga Minyak sudah melonjak sekitar 50% sejak perang Iran dimulai, karena konflik dinilai tidak menunjukkan tanda-tanda mereda, membuat Hormuz efektif tertutup dan menekan produksi Minyak Timur Tengah secara tajam. Pasar menilai gangguan ini sudah bertransformasi menjadi krisis pasokan yang lebih luas, bukan sekadar fluktuasi jangka pendek.
Upaya meredakan reli sejauh ini belum efektif. Pelepasan cadangan strategis secara terkoordinasi serta langkah AS untuk memfasilitasi penjualan Minyak Rusia dan Iran belum mampu menahan laju kenaikan, karena risiko eskalasi dan ketidakpastian keamanan pelayaran tetap dominan.
Di sisi AS, Minyak WTI juga menguat tajam dan sempat melampaui $101 per barel, juga berada di jalur menuju penutupan tertinggi sejak pertengahan 2022. Seperti Brent, pergerakan WTI mencerminkan Pasar yang kembali mem-price-in skenario terburuk: gangguan berkepanjangan di Hormuz, serangan lanjutan ke aset energi, dan respons militer yang bisa memperpanjang krisis energi global.
Inti Newsmaker: reli Minyak kini sepenuhnya digerakkan oleh eskalasi geopolitik. Selama ultimatum Hormuz dan ancaman serangan terhadap infrastruktur energi masih berlanjut, Pasar akan tetap memasang premi risiko tinggi—membuat Minyak rawan lonjakan tajam, bahkan ketika langkah stabilisasi pasokan sudah dikeluarkan.(yds)
Sumber: Newsmaker.id

Analisis Komprehensif Pasar Minyak

Pasar Minyak dunia mengalami dinamika yang kompleks dipengaruhi faktor supply-demand, geopolitik, dan kebijakan energi global.

Faktor Penentu Harga Minyak

  • Kebijakan OPEC+: Kuota produksi dari kartel Minyak mempengaruhi supply global.
  • Data Inventori AS: Laporan mingguan EIA menjadi indikator penting demand.
  • Tensi Timur Tengah: Stabilitas kawasan produsen Minyak utama.
  • Permintaan Global: Pemulihan ekonomi pasca-pandemic mempengaruhi konsumsi.

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

analisis fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Panduan & Informasi Resmi

Sumber

Artikel ini mengutip laporan bestprofit-futures.co.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.