Thursday, 22 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Minyak AS Ditutup di Dekat $95 usai Sempat Melejit ke $119

Minyak AS Ditutup di Dekat $95 usai Sempat Melejit ke $119

Analisis Minyak AS Ditutup di Dekat $95 usai Sempat Melejit ke $119 - Data Pasar 2026-03-10

Harga Minyak mentah AS ditutup di bawah US$100 per barel pada Senin(9/3), setelah reli intraday yang volatil dipicu perang Iran dan penutupan Selat Hormuz, sementara para menteri energi G7 dijadwalkan membahas opsi pelepasan stok Minyak untuk meredam gangguan pasokan.
Kontrak West Texas Intermediate (WTI) naik 4,26% dan ditutup di US$94,77 per barel. Namun WTI sempat melonjak hingga US$119,48 pada perdagangan semalam, seiring negara-negara Arab Teluk memangkas produksi dan Selat Hormuz tetap tertutup akibat ancaman dari Iran.
Minyak Brent, sebagai patokan global, terakhir tercatat naik 6,48% ke US$98,70 per barel setelah sebelumnya menyentuh US$119,50. Lonjakan tersebut menandai kembalinya harga Minyak menembus US$100 per barel untuk pertama kalinya sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022, sebelum kemudian turun dari puncak sesi.
Sumber yang dikutip CNBC menyebut menteri energi G7 akan menggelar pertemuan virtual pada Selasa pagi untuk membahas kemungkinan pelepasan cadangan Minyak secara bersama-sama. Setiap keputusan terkait pelepasan cadangan diperkirakan dilakukan setelah pertemuan tersebut.
Sinyal kebijakan sudah muncul dari jalur fiskal. Para menteri keuangan G7 yang mengadakan pertemuan virtual pada Senin menyatakan “siap mengambil langkah yang diperlukan,” termasuk mendukung pasokan energi global melalui pelepasan stok. Anggota G7 mencakup Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat.
Dari sisi fundamental, penutupan Selat Hormuz memperketat pasokan fisik dan mengerek premi risiko karena sekitar 20% konsumsi Minyak dunia diekspor melalui jalur tersebut. Konsultan Rapidan Energy menilai situasi ini sebagai gangguan pasokan Minyak terbesar dalam sejarah, menempatkan Pasar pada kondisi rapuh terhadap berita eskalasi maupun de-eskalasi.
Dari sisi proyeksi, Rystad Energy memperkirakan Brent bisa naik di atas US$110 per barel jika kondisi saat ini bertahan dua bulan, dan berpotensi menembus US$135 per barel bila berlangsung hingga empat bulan, menurut catatan Pasar yang dirilis Senin.
Pelaku Pasar akan memantau hasil pertemuan menteri energi G7 dan kemungkinan pelepasan cadangan, perkembangan status Selat Hormuz dan respons produksi negara Teluk, serta seberapa cepat volatilitas intraday mereda atau justru meningkat seiring ketidakpastian pasokan berlanjut.(yds)
Sumber: Newsmaker.id

Analisis Komprehensif Pasar Minyak

Pasar Minyak dunia mengalami dinamika yang kompleks dipengaruhi faktor supply-demand, geopolitik, dan kebijakan energi global.

Faktor Penentu Harga Minyak

  • Kebijakan OPEC+: Kuota produksi dari kartel Minyak mempengaruhi supply global.
  • Data Inventori AS: Laporan mingguan EIA menjadi indikator penting demand.
  • Tensi Timur Tengah: Stabilitas kawasan produsen Minyak utama.
  • Permintaan Global: Pemulihan ekonomi pasca-pandemic mempengaruhi konsumsi.

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Sumber

Artikel ini mengutip laporan bestprofit-futures.co.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.