Thursday, 22 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Brent Meroket, Pasar Takut Pasokan Tersendat

Brent Meroket, Pasar Takut Pasokan Tersendat

Analisis Brent Meroket, Pasar Takut Pasokan Tersendat - Data Pasar 2026-03-02

Harga Minyak kembali melonjak pada Senin (2/3) setelah eskalasi konflik AS–Israel vs Iran memicu kekhawatiran gangguan pasokan dan pengiriman, terutama di jalur strategis Selat Hormuz. Pasar langsung masuk mode “risk premium”, karena setiap berita soal keamanan pelayaran bisa mengubah arah harga dalam hitungan menit.
Pada perdagangan sesi Eropa : Brent berada di sekitar $79-an/barel atau naik sekitar lebih dari 7%, sementara WTI di kisaran $71-an/barel (bergerak volatil).
Lonjakan ini dipicu ketakutan bahwa arus tanker melalui Hormuz bakal makin tersendat. Reuters melaporkan gangguan pelayaran dan banyak kapal memilih menahan pergerakan/berlabuh di luar selat, yang bikin Pasar menilai risiko suplai dari Teluk bisa makin ketat kalau kondisi tidak cepat normal.
Di sisi lain, OPEC+ mencoba meredam gejolak dengan menyepakati kenaikan kuota produksi sekitar 206.000 barel per hari bulan depan. Tapi pelaku Pasar melihat langkah ini belum tentu langsung “menenangkan” harga kalau problem utamanya bukan produksi—melainkan logistik pengapalan dan keamanan rute.
Karena itu, fokus utama trader bukan cuma headline perang, tapi satu pertanyaan: “Tanker balik normal kapan?” Selama arus lewat Hormuz masih seret dan biaya asuransi/risiko pelayaran tinggi, Minyak cenderung tetap ditopang dan volatilitas bisa lanjut.
Kesimpulannya, Minyak kemungkinan masih bertahan “panas” dalam jangka pendek. OPEC+ bisa menambah suplai di atas kertas, tapi kalau kapal-kapal tetap menghindari rute, Pasar akan tetap mem-price-in risiko kekurangan pasokan—dan itu yang bikin harga susah turun cepat. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Panduan & Informasi Resmi

Sumber

Artikel ini mengutip laporan newsmaker.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.