Thursday, 22 October 2026 Terdaftar & diawasi Bappebti · Anggota BBJ & KBI
BESTPROFIT SURABAYA NEWS Surabaya · Pialang Berjangka
Info Pasar
Harga & data pasar diperbarui resmi di situs korporat
Data harga real-time → Sumber resmi · bukan ajakan transaksi
NEWS

Jobless Claims Topang Dolar, Fokus Bergeser ke CPI Tokyo

Jobless Claims Topang Dolar, Fokus Bergeser ke CPI Tokyo

Analisis Jobless Claims Topang Dolar, Fokus Bergeser ke CPI Tokyo - Data Pasar 2026-02-27

Dolar AS kembali menguat tipis pada hari Kamis (26/2) setelah data tenaga kerja menunjukkan kondisi Pasar kerja masih stabil. Klaim Pengangguran Awal untuk pekan yang berakhir 21 Februari tercatat 212 ribu, lebih rendah dari ekspektasi 215 ribu, meski sedikit di atas angka sebelumnya 208 ribu. Sementara itu, Klaim Berkelanjutan turun ke 1,833 juta, menegaskan tekanan PHK belum melebar dan aktivitas perekrutan masih cukup tertahan namun tidak memburuk.
Seiring rilis data tersebut, Indeks Dolar AS (DXY) diperdagangkan di sekitar 97,90, memulihkan sebagian pelemahan yang terjadi pada Rabu. Penguatan ini terjadi meski Gubernur The Fed Stephen Miran kembali menegaskan sikap dovish dan mengisyaratkan target pemangkasan suku bunga hingga 1% tahun ini, seraya menyatakan inflasi tidak lagi menjadi masalah utama karena harga dinilai relatif stabil.
Di Pasar mata uang utama, EUR/USD bergerak melemah ke area 1,1790 setelah sempat mencatat kenaikan intraday. Pelaku Pasar masih mencerna komentar Presiden ECB Christine Lagarde yang menyampaikan keyakinan berhati-hati bahwa inflasi tetap berada di jalur menuju 2% dalam jangka menengah, dengan tekanan harga pangan yang diperkirakan terus mereda hingga 2026. Sementara itu, GBP/USD turun mendekati 1,3480 di tengah meningkatnya spekulasi pemangkasan suku bunga Bank of England pada Maret, setelah Gubernur Andrew Bailey menyebut keputusan tersebut masih “sangat terbuka”.
Di kawasan Asia-Pasifik, AUD/USD bertahan di sekitar 0,7100, memangkas sebagian pelemahan meski masih berada di zona merah. Padahal, data inflasi Australia yang lebih kuat dari perkiraan sempat mendorong ekspektasi bahwa RBA dapat mempertahankan kebijakan ketat lebih lama. Sementara itu, USD/JPY turun ke sekitar 156,20 dan bergerak netral setelah sesi yang fluktuatif, dengan Pasar kini menunggu rilis CPI Tokyo Februari yang berpotensi menjadi penentu arah yen dalam waktu dekat. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan Portofolio Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

analisis fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Panduan & Informasi Resmi

Sumber

Artikel ini mengutip laporan newsmaker.id . Judul dan penyuntingan disesuaikan untuk pembaca Indonesia.

Peringatan Risiko

Perdagangan berjangka komoditi berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian melebihi dana awal. Materi ini bersifat informasi, bukan rekomendasi atau ajakan bertransaksi.

Berita Terkait

Mulai dari akun demo — tanpa risiko

Latih strategi dengan harga pasar sebelum membuka akun real.